Menko Polhukam Mahfud MD/MI/Susanto
Menko Polhukam Mahfud MD/MI/Susanto

Mahfud: Satgas Tinombala Kejar dan Kepung Pelaku Teror di Sigi

Nasional terorisme pembunuhan teroris kasus pembunuhan
Siti Yona Hukmana • 30 November 2020 13:43
Jakarta: Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyesalkan aksi terorisme di Kabupaten Sigi, Palu, Sulawesi Tengah. Pemerintah mengutuk keras tindakan teror yang dilakukan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora itu.
 
"Pemerintah telah memerintahkan aparat keamanan melalui Satgas Tinombala, untuk melakukan pengejaran dan pengepungan pelaku agar secepatnya dilakukan proses hukum yang tegas," kata Mahfud dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Pusat, Senin, 30 November 2020.
 
Pemerintah meminta aparat untuk memperkuat dan memperketat penjagaan serta pengamanan terhadap warga. Baik dari ancaman terorisme maupun pihak pengacau di wilayah Sigi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mahfud menegaskan aksi kelompok MIT itu bukan gerakan keagamaan, melainkan kejahatan. Akibat perbuatannya, satu keluarga tewas dan beberapa warga lainnya luka-luka.
 
"Pemerintah menyampaikan duka yang mendalam, pemerintah telah bertemu dengan keluarga korban dan sudah melakukan langkah pemulihan trauma healing," ujar Mahfud.
 
Mahfud memastikan pemerintah akan menjamin keamanan warga di seluruh Indonesia, termasuk warga Sigi. Terutama setelah peristiwa teror tersebut.
 
Pemerintah mengimbau seluruh warga, khususnya warga Sigi untuk tidak terpancing oleh upaya provokasi yang dilakukan pihak tetentu. Mahfud menegaskan peristiwa itu bukan perang suku atau agama. Peristiwa teror itu adalah upaya menciptakan suasana tidak kondusif untuk memecah belah bangsa.
 
"Kepada tokoh agama, pemerintah berharap agar menyebarkan pesan damai kepada masyarakat, karena sejatinya agama apa pun hadir di dunia ini untuk membangun perdamaian dan persaudaraan," ucap Mahfud.
 
Baca: TNI Berangkatkan Pasukan Khusus Buru Pelaku Teror di Sigi
 
Mahfud langsung dipanggil Presiden Joko Widodo pascaperistiwa tersebut. Mahfud kemudian menggelar rapat bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Mabes Polri yang dihadiri oleh Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono, Kejaksaan Agung, Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), dan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror.
 
Satu keluarga di Desa Lemba Tongoa, Kabupaten Sigi, Palu, Sulawesi Tengah, dibunuh pada Jumat, 27 November 2020. Pelaku diduga kelompok MIT.
 
Pada peristiwa itu, tujuh rumah warga dibakar. Empat terbakar habis, tiga terbakar di bagian dapur. Salah satu rumah merupakan pos pelayanan atau rumah yang dijadikan sebagai tempat ibadah oleh warga.
 
Perkampungan dihuni sekitar 40 kepala keluarga (KK). Teranyar, berdasarkan keterangan saksi di lokasi, pelaku diduga sebanyak delapan orang.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif