Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. (Foto: Medcom.id/Juven Sitompul)
Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. (Foto: Medcom.id/Juven Sitompul)

Novel Minta Tim Khusus Polri Tak Berspekulasi

Nasional novel baswedan
Juven Martua Sitompul • 10 Juli 2019 16:04
Jakarta: Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan meminta tim khusus bentukan Polri tak berspekulasi soal aktor intelektual insiden penyiraman air keras terhadap dirinya. Pengungkapan kejahatan jelas harus dimulai dari pelaku lapangan.
 
"Tidak mungkin ada pengungkapan pelaku kejahatan seperti ini. Tapi kemudian hanya dimulai dengan spekulasi aktor intelektual," kata Novel di Gedung KPK, Jakarta, Rabu, 10 Juli 2019.
 
Novel juga berharap pihak-pihak lain tidak memperkeruh proses pengungkapan teror. Polisi diminta serius menuntaskan kasus yang membuat mata kirinya rusak itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Karena kalau hanya spekulasi dan pelakunya sekali lagi tidak dapat maka itu sia-sia," ujar dia.
 
Baca juga:Polri: Ada Temuan Menarik di Kasus Novel Baswedan
 
Novel kembali mengingatkan kepada tim khusus tidak memberi pernyataan yang tidak sesuai dengan hasil investigasi. Apalagi, kata dia, sampai membuat kesimpulan berupa spekulasi.
 
"Saya tentunya berharap hasil yang ditemukan betul-betul signifikan, betul-betul positif, itu standar suatu investigasi," pungkasnya.
 
Tim khusus bentukan Kapolri Jenderal Tito Karnavian gagal mengungkap kasus penyerangan terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Padahal, tim khusus ini memiliki waktu 6 bulan untuk mengungkap kasus tersebut.
 
Tim ini dibentuk Tito Karnavian pada 8 Januari 2019, dengan jumlah anggota sebanyak 65 orang. Namun, hingga berakhirnya masa kerja pada 7 Juli 2019, tim tersebut tidak mampu mengungkap satu pun aktor yang bertanggung jawab atas cacatnya mata kiri Novel.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif