Ilustrasi pengadilan. Medcom.id
Ilustrasi pengadilan. Medcom.id

Saat Hakim Ingatkan Saksi Pembunuhan Brigadir J dan Singgung Surat Yasin Ayat 65

Fachri Audhia Hafiez • 26 November 2022 05:04
Jakarta: Anggota majelis hakim, Djuyamto, mengingatkan saksi kasus obstruction of justice terkait pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, yakni mantan Kanit I Subdit III Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri Ari Cahya Nugraha alias Acay. Dia diingatkan untuk berkata jujur di persidangan.
 
Awalnya, Acay disorot majelis hakim karena dia merupakan sosok berpengaruh pada detik-detik awal usai Brigadir J tewas. Dia sempat dihubungi atasannya sekaligus terdakwa Ferdy Sambo, bahkan Hendra Kurniawan.
 
"Yang menarik adalah menit-menit pertama itu adalah saudara salah satu yang dihubungi. Artinya apa? Ini termasuk penilaian majelis juga," kata Djuyamto saat persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Jumat malam, 25 November 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Acay dinilai kerap memberikan keterangan lupa bahkan tidak tahu sepanjang persidangan. Dia juga memberikan keterangan yang minim terkait perkara pembunuhan Brigadir J.
 
Acay merupakan pihak yang mengetahui terjadinya peristiwa penembakan di kediaman dinas Ferdy Sambo, Kompleks Polri, Jakarta Selatan. Dia diperintah Ferdy Sambo untuk ke tempat kejadian perkara (TKP) pada 8 Juli 2022 atau hari dibunuhnya Brigadir J.
 
"Orang yang pertama salah satu yang dihubungi oleh FS (Ferdy Sambo) adalah saudara. (Pukul) 18.30 WIB lebih saudara sudah tiba di rumah yang bersangkutan dan ketika sampai di sana, seolah-olah kehadiran saudara tadi tidak ada artinya apa-apa," ujar Djuyamto.
 

Baca: Tak Tanya Soal CCTV ke Ferdy Sambo, Acay: Enggak Berani


Acay mengaku tidak berinteraksi lagi dengan Ferdy Sambo, bahkan menerima instruksi usai Brigadir J tewas. Sehingga, keterangannya minim saat di persidangan.
 
Lalu, Djuyamto mengingatkan Acay dan saksi lainnya untuk ingat tanggung jawab terhadap jabatannya sebagai anggota Polri. Namun, ada yang lebih penting, yakni tanggung jawab berkata benar yang harus dipegang seumur hidup.
 
"Saya ingatkan, majelis tidak perlu menekan saudara, enggak perlu memarahi saudara, enggak perlu, sudah diingatkan lewat sumpah saudara. Kita semua di sini punya tanggung jawab jabatan toh, tanggung jawab jabatan itu ada tenggang waktunya. Kami (hakim) 67 tahun. Saudara kan 58 (tahun). Tanggung jawabnya sampai 58 itu. Tapi kalau tanggung jawab tentang kebenaran nanti dituntut sampai mati," tutur Djuyamto.
 
Lalu, Djuyamto menyinggung Al-Qur'an Surat Yasin Ayat 65 yang menafsirkan, pada hari ini, Kami tutup mulut mereka; tangan mereka akan berkata kepada Kami dan kaki mereka akan memberi kesaksian terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan.
 
"Saudara sering baca surat Yasin Ayat 65? Itu kan jelas nanti akan dibungkam di sana. Tangan kaki saudara akan bicara, ini mengingatkan saya juga loh, mengingatkan majelis hakim juga. Bukan sekadar mengingatkan saudara, kita semua yang ada di sini. Yasin Ayat 65 itu saksi, pintarnya menutupi itu tapi nanti di sana tangan kalian, kaki yang bicara. Maka saya tadi ingatkan," tegas Djuyamto.
 
Acay dihadirkan sebagai saksi untuk tersangka Arif Rachman Arifin. Arif didakwa terlibat kasus obstruction of justice dalam perkara pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
 
Perbuatan itu dilakukan bersama-sama Hendra Kurniawan, Agus Nurpatria Adi Purnama, Irfan Widyanto, Baiquni Wibowo, Chuck Putranto, serta Ferdy Sambo. Mereka juga berstatus terdakwa dalam perkara ini.
 
Mereka didakwa melanggar Pasal 49 jo Pasal 33 subsider Pasal 48 Jo Pasal 32 ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP. Atau diancam dengan pidana dalam Pasal 233 KUHP subsider Pasal 221 ayat (1) ke-2 jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.
 
(AZF)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif