Ilustrasi Kejagung. MI/Pius Erlangga.
Ilustrasi Kejagung. MI/Pius Erlangga.

Kejagung Siap Gandeng BIN Tangkap Djoko Tjandra

Nasional kasus korupsi
Theofilus Ifan Sucipto • 02 Juli 2020 09:23
Jakarta: Kejaksaan Agung (Kejagung) tak keberatan berkolaborasi dengan instansi lain. Utamanya untuk menangkap buron kasus korupsi cessie (hak tagih) Bank Bali, Djoko Soegiarto Tjandra.
 
“Kami selalu terbuka dengan instansi terkait apalagi dengan Badan Intelijen Negara (BIN),” kata Kepala Pusat Penerangan Umum Kejagung, Hari Setiyono kepada Medcom.Id, Kamis 2 Juli 2020.
 
Menurut dia, kerja sama intelijen antarlembaga negara merupakan hal yang wajar. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 17 tahun 2011 tentang Intelijen Negara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Karena kejaksaan merupakan salah satu penyelenggara intelijen negara,” ujar Hari.
 
Baca:Siapa Djoko Tjandra
 
BIN diminta memperbaiki kelemahan unsur intelijen di Kejagung. Jaksa Agung ST Burhanuddin mengakui intel Kejagung lemah memantau keberadaan Djoko Tjandra.
 
"Sudah terdeteksi, sudah ada kelemahan, dan BIN sebagai koordinator, dia (BIN) yang mengoordinasikan intelijen," kata anggota Komisi I Bobby Adhityo Rizaldi di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 1 Juli 2020.
 
Kejagung juga diminta berkoordinasi dengan intelijen di lembaga lain. Sehingga buron kelas kakap itu bisa segera diringkus.
 

(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif