Kuasa hukum buronan kasus korupsi hak tagih Bank Bali, Djoko Soegiarto Tjandra, Anita Kolopaking. Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Kuasa hukum buronan kasus korupsi hak tagih Bank Bali, Djoko Soegiarto Tjandra, Anita Kolopaking. Medcom.id/Siti Yona Hukmana

Kejagung Bantah Lobi Pengacara Djoko Tjandra ke Kajari Jaksel

Nasional kasus korupsi Djoko Tjandra
Kautsar Widya Prabowo • 30 Juli 2020 07:00
Jakarta: Kejaksaan Agung membantah tudingan lobi pengacara Djoko Tjandra, Anita Kolopaking, ke Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan Anang Supriatna. Tak ada bukti lobi terkait memuluskan permohonan peninjauan kembali (PK) Djoko Tjandra.
 
"Tidak cukup bukti adanya lobi yang diduga dilakukan Anita kepada Kajari Jaksel," ujar Kapuspenkum Kejaksaan Agung Hari Setiyono dalam konferensi pers, di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Rabu, 29 Juli 2020.
 
Baca:Kejagung Copot Jaksa Pinangki, Diduga Bertemu Djoko Tjandra

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kejagung telah melakukan klarifikasi pada delapan pihak terkait. Yakni Kajari Jaksel, Kasi Pidsus, Kasi Intel, petugas jaga, jaksa Fahriani Suyuti, serta seorang pesiunan jaksa.
 
Hari membenarkan video di media sosial terkait pertemuan Anita dengan Anang. Namun Hari menyebut tak ditemukan bukti permulaan pelanggaran disiplin maupun kode etik perilaku jaksa.
 
"Maka terhadap katakanlah informasi dari media sosial tersebut dinyatakan tidak terbukti dan dihentikan," kata Hari.
 
Dia mengonfirmasi bahwa pertemuan itu tak direncanakan. Sebab Anang berencana bertemu seniornya mantan Kasi Intel Jaksel Zainudin yang membawa istrinya Jaksa Fungsional Pidana Umum Kejaksan Agung Fahriani Suyuti.
 
Fahriani membawa Anita Kolopaking dalam pertemuan tersebut. Hal itu dipastikan tanpa sepengetahuan Anang.
 
"Dalam pembicaraan itu membicarkan kawanya yang meninggal karena covid-19, tidak ada lobi kasus Djoko," tutur Hari.
 
Namun Anita sempat menanyakan perihal jadwal persidangan PK Djoko Tjandra. Kajari Jaksel menjawab telah mengetahui jadwal pada 15 Juni 2020.
 
"(Kajari Jaksel Anang menyebut) kalau dia (Djoko) hadir saya tangkap. Makanya tidak ada deal-dealan," kata Hari.
 

(ADN)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif