Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly. Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly. Medcom.id/Siti Yona Hukmana

Yasonna Sebut Syarat Remisi Gayus Merujuk Aturan Lama

Nasional remisi koruptor
Kautsar Widya Prabowo • 25 Mei 2020 15:59
Jakarta: Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly menyebut terpidana korupsi Gayus Tambunan tidak perlu menjadi justice collaborator (JC) untuk mendapatkan remisi. Pemberian remisi Gayus merujuk Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2006 tentang hak-hak remisi narapidana atau sebelum ada revisi.
 
"Perkara yang bersangkutan memiliki kekuatan hukum tetap sejak 2010. Ketentuan remisi, asimilasi, dan integrasi diberlakukan PP Nomor 28 Tahun 2006," ujar Yasonna kepada Medcom.id, Senin, 25 Mei 2020.
 
Yasonna menjelaskan pemberian remisi kepada mantan pegawai Ditjen pajak itu tidak merujuk Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 99 Tahun 2012 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Permasyarakatan. Dia mengakui dalam aturan itu penerima remisi harus menjadi JC.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Yang bersangkutan diberikan remisi umum maupun khusus keagamaan dengan tidak harus sebagai JC dan rekomendasi dari aparat penegak hukum," papar dia.
 
(Baca: Remisi Gayus dan Abu Bakar Ba'asyir Tak Perlu Dipersoalkan)
 
Sementara itu, pengamat hukum pidana Abdul Fickar menilai remisi untuk Gayus berpotensi melanggar PP Nomor 99 Tahun 2012 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Permasyarakatan. Salah satu ketentuan penerima remisi harus menjadi JC.
 
"Untuk tindak pidana korupsi, selain membayar kerugian negara juga harus mau menjadi JC untuk mengungkap pelaku tipikor yang lebih besar," ujar Abdul kepada Medcom.id, Senin, 25 Mei 2020.
 
Sebelumnya, sebanyak 588 narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Gunung Sindur mendapat remisi khusus Idulfitri 1441 Hijriah. Dua di antaranya, narapidana terorisme Abu Bakar Baasyir dan narapidana korupsi Gayus Tambunan.
 
"Gayus Tambunan (remisi) dua bulan, atas nama Abu Bakar Baasyir, satu bulan 15 hari," ujar Kepala Lapas Gunung Sindur, Mulyadi, dalam keteranganya, Minggu, 24 Mei 202
 

(REN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif