Sidang gugatan terhadap Prabowo Subianto. Medcom.id/ Fachri Audhia Hafiez,
Sidang gugatan terhadap Prabowo Subianto. Medcom.id/ Fachri Audhia Hafiez,

Hakim Pastikan Sidang Gugatan Ucapan Prabowo Berlanjut

Nasional pilpres 2019
Fachri Audhia Hafiez • 20 Maret 2019 01:03
Jakarta: Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan meminta pihak yang tergugat menghormati perkara gugatan ucapan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto. Sidang sebelumnya kerap ditunda terkait legalitas pihak tergugat.
 
Hakim anggota PN Jakarta Selatan Kartim Haeruddin mengatakan legal standing atau kedudukan hukum pihak tergugat telah dinyatakan lengkap. Sebanyak, tiga pihak dinyatakan tergugat, yakni Pertama Prabowo Subianto, kedua Dewan Pimpinan Pusat Partai (DPP) Gerindra dan ketiga Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
 
"Ini kan legal standingnya sudah, majelis hakim melihat telah cukup, legal standing sudah sah," kata Hakim Kartim di PN Jakarta Selatan, Selasa, 19 Maret 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Untuk diketahui, sidang kerap ditunda dengan berbagai alasan. Pihak tergugat tidak hadir dan dokumen kedudukan hukum tidak lengkap menjadi alasan penundaan.
 
Majelis hakim menjadwalkan agenda sidang berikutnya dengan mendengarkan tanggapan dari pihak tergugat. Rencananya sidang digelar Selasa, 26 Maret 2019.
 
"Jangan pula nanti mundur-mundur lagi kan ini harus cepat. Saudara usahakan jangan mundur lagi tanggapannya. Sudah cukup ya jadi pekan depan ini tanggapan, satu minggu cukup nanti keburu pilpres," tegas Hakim Kartim.
 
Ketua Umum Harimau Jokowi Saeful Huda selaku penggugat mengatakan pihak tergugat selalu mengulur waktu hingga persidangan tertunda. Dia menduga, agar keputusan hakim diputus usai Pemilu 2019.
 
"Kalau keputusannya dilakukan setelah Pilpres dan masyarakat tahunya setelah pilpres, ya apa gunanya capek-capek kita melakukan gugatan seperti ini kan," kata Saeful.
 
Kuasa Hukum DPP Gerindra Dolfi Rompas membantah legal standing tidak lengkap. Kendati demikian, pihaknya mengaku siap membacakan tanggapan atas gugatan tersebut.
 
"Harus siap, ini kan tinggal menanggapi saja tentang legal standing gugatan, jadi harus siap. Belum tau (isi tanggapan) kita enggak boleh ngomong sekarang," ujar Dolfi.
 
Prabowo Subianto digugat terkait pernyataannya yang menyebutkan satu selang cuci darah di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dipakai 40 orang.
 
Prabowo mengemukakan hal itu saat menyampaikan ceramah kebangsaan akhir tahun yang digelar di kediamannya di Bukit Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu, 30 Desember 2018. Prabowo dituntut untuk memberikan ganti rugi sebesar Rp1,5 triliun oleh Harimau Jokowi.
 

(SCI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif