NEWSTICKER
Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Koruptor Alkes Dibui 16 Bulan

Nasional korupsi alat kesehatan
Media Indonesia • 13 Desember 2019 08:22
Jakarta: Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhi Direktur Utama PT Cahaya Prima Cemerlang (CPC) Freddy Lumban Tobing hukuman penjara 16 bulan. Dia dinilai terbukti melakukan tindak pidana yang menimbulkan kerugian keuangan negara.
 
"Dan denda sebesar Rp50 juta dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar dapat diganti pidana kurungan selama dua bulan," kata Ketua Majelis Hakim Ni Made saat membacakan putusan, di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis
 
Vonis itu lebih rendah daripada tuntutan yang diajukan jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi. JPU menginginkan Freedy dikenakan dua tahun penjara dengan denda Rp200 juta.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Freddy melakukan korupsi terkait pengadaan alat kesehatan (alkes) reagents dan consumables penanganan virus flu burung DIPA APBN-P tahun anggaran 2007. Proyek itu ada di Direktorat Jenderal Bina Pelayanan Medik Kementerian Kesehatan.
 
Dia telah mengembalikan hasil korupsi Rp9,77 miliar dari seluruh total kerugian negara yang dinikmatinya, Rp10,86 miliar. Jumlah uang yang belum dikembalikan ke negara Rp1,09 miliar.
 
Freddy pun diminta membayar uang pengganti sejumlah Rp1,17 miliar. Hakim menyebut uang itu harus dibayarkan dalam tempo satu bulan sesudah putusan berkekuatan hukum tetap.
 
"Jika tidak membayar, harta benda disita," imbuh Ni Made.
 
Pengadilan tak akan melepaskan Freddy begitu saja bila tak mampu membayar uang pengganti. Apabila tidak memiliki harta benda yang mencukupi, terpidana akan dikurung selama tiga bulan.
 
Freddy terbukti memperkaya diri Rp10,8 miliar dan korporasi PT Kimia Farma Trading Distribution (KFTD) sebesar Rp1,4 miliar dari pengadaan alkes. Di perkara yang sama, mantan Direktur Bina Pelayanan Medik Dasar Departemen Kesehatan Ratna Dewi Umar divonis lima tahun pada 2013, sedangkan mantan Menteri Kesehatan Siti Fadillah Supari divonis empat tahun penjara di 2017.
 

 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif