Anggota DPD DKI Jakarta Fahira Idris (kanan). Foto: Prasetyo Utomo/Antara
Anggota DPD DKI Jakarta Fahira Idris (kanan). Foto: Prasetyo Utomo/Antara

Senator Ingin Proses Hukum Kasus Ade Armando Berjalan

Nasional pencemaran nama baik
Candra Yuri Nuralam • 06 November 2019 09:31
Jakarta: Anggota DPD Fahira Idris ingin proses hukum terhadap akademisi Ade Armando yang membuat meme Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berjalan sesuai aturan yang berlaku. Kasus Ade Armando dinilai bukan delik aduan sehingga proses hukum bisa dilakukan atas inisiatif kepolisian.
 
"Ini delik pasalnya bukan delik aduan, tetapi delik biasa. Tanpa ada yang melaporkan pun, polisi bisa berinisiatif memproses secara hukum," ujar Fahira kepada Medcom.id, Jakarta, Rabu, 6 November 2019.
 
Fahira sempat gagal bertemu Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy untuk meminta atensi khusus pada kasus Ade Armando. Namun, dia tak menyerah untuk mengawal kasus ini. Dia berencana kembali menemui Gatot pada Kamis, 7 November 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia, sudah menjadi tugas senator memastikan semua orang sama di mata hukum. Dia tidak ingin ada satu pun yang bisa lolos dari jeratan hukum, termasuk Ade Armando.
 
"Bila seseorang diduga telah melakukan tindak pidana, maka perlakuan harus sama dan diproses secara hukum," tegas Fahira.
 
Fahira sebelumnya melaporkan Ade Armando ke Polda Metro Jaya. Ade Armando mengunggah foto di akun media sosialnya yang menggambarkan Anies seperti tokoh fiksi Joker.
 
Dalam foto yang diunggah tersebut juga bertuliskan 'gubernur jahat berawal dari menteri yang dipecat'. Narasi tersebut dinilai sebagai ujaran kebencian.
 
Laporan terhadap Ade Armando terdaftar dalam nomor LP/7057/XI/2019/PMJ/Dit. Reskrimsus, tanggal 1 November 2019. Sejumlah barang bukti di antaranya tangkapan layar dari unggahan akun Facebook Ade Armando dilampirkan dalam pelaporan tersebut.
 
Ade Armando diduga melanggar Pasal 32 Ayat 1 Jo Pasal 48 ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif