Pemanggilan Amien Rais Dinilai tak Objektif

Sunnaholomi Halakrispen 06 Oktober 2018 06:31 WIB
Kabar Ratna Dianiaya
Pemanggilan Amien Rais Dinilai tak Objektif
Sekjen PAN Eddy Soeparno - Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen.
Jakarta: Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno mempertanyakan sikap Polda Metro Jaya memanggil Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais sebagai saksi untuk tersangka Ratna Sarumpaet. Pemanggilan Amien Rais dinilai tidak objektif.

"Yang berbohong menyatakan berita tidak benar itu satu orang, tapi yang lain kok sampai bisa bagian dari proses pemerikasan ini," kata Eddy di Jakarta, Jumat, 5 Oktober 2018.

Kendati begitu, dia menolak berkomentar soal ketidakhadiran Amien Rais dalam pemeriksaan hari ini. Yang jelas, pernyataan Amien Rais terkait informasi penganiayaan hanya merespon pengakuan Ratna.


Eddy juga menilai jika sikap calon presiden Prabowo Subianto yang membela Ratna merupakan hal wajar. Pembelaan Prabowo sebagai bentuk kemanusiaan. Namun ketika Ratna mengaku berbohong, kata Eddy, itu merupakan hal lain. 

"Seorang perempuan berusia 70 tahun (mengaku) dianiaya tentu ada pembelaan," pungkas Eddy.

(Baca: Amien Rais Mangkir dari Panggilan Polisi)

Amien Rais sedianya diperiksa Polda Metro Jaya. Dia akan diperiksa sebagai saksi terkait kasus penyebaran informasi hoaks yang menjerat Ratna Sarumpaet. Namun, Amien Rais mangkir tanpa memberi keterangan.

Polda Metro Jaya menetapkan Ratna Sarumpaet sebagai tersangka penyebaran informasi hoaks. Teranyar, penyidik juga memutuskan menahan aktivis itu usai diperiksa sebagai tersangka.

Ratna dijerat Pasal 14 UU 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 juncto Pasal 45 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).



(JMS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id