Ilustrasi Kejagung. MI/Pius Erlangga
Ilustrasi Kejagung. MI/Pius Erlangga

Mantan Dirut BTN Diduga Menerima Gratifikasi Rp3,1 Miliar

Nasional kasus korupsi kejaksaan agung
Media Indonesia • 07 Oktober 2020 10:35
Jakarta: Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Hari Setiyono menyebut Direktur Utama Bank Tabungan Negara (BTN) periode 2012-2019 Maryono menerima gratifikasi dari sejumlah pihak. Maryono diduga menerima uang mencapai Rp3,127 miliar.
 
Hari mengungkapkan Maryono menerima gratifikasi dari Direktur PT Pelangi Putera Mandiri, Yunan Anwar, senilai Rp2,275 miliar. Gratifikasi terkait fasilitas pemberian kredit kepada perusahaan pada 2014.
 
Maryono juga diduga menerima gratifikasi dari PT Titanium Property. Hari mengungkapkan transaksi mencurigakan perusahaan terjadi sekitar 2013. Maryono menyetujui pemberian kredit perusahaan senilai Rp160 miliar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Diduga dalam pemberian fasilitas kredit tersebut, pihak PT Titanium Property memberikan uang atau gratifikasi senilai Rp870 juta," beber Hari dikutip dari Media Indonesia, Rabu, 7 Oktober 2020.
 
(Baca: Mantan Dirut BTN Jadi Tersangka Gratifikasi)
 
Hari menyebut uang ditransfer dari kedua perusahaan itu melalui rekening menantu Maryono, Widi Kusuma Purwanto. Penyidik telah menetapkan Maryono dan Direktur PT Pelangi Putera Mandiri, Yunan Anwar, sebagai tersangka gratifikasi.
 
Namun, penyidik belum menetapkan tersangka dari pihak PT Titanium Property. Penyidik telah memanggil pihak perusahaan, namun mangkir.
 
"Yang bersangkutan tidak kooperatif," tutur Hari.
 
Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah menyatakan telah mencegah pihak PT Titanium Property bepergian keluar negeri. Pencegahan untuk mempermudah proses penyidikan.
 
Febrie mengungkapkan menantu Maryono, Widi Kusuma, juga mangkir panggilan penyidik. Pihaknya juga akan mendalami keterlibatan direksi BTN lain terkait kasus ini.
 
"Masih kita perdalam, yang jelas baru alat bukti untuk dua tersangka," beber Febrie.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif