Ilustrasi pemeriksaan. Medcom.id
Ilustrasi pemeriksaan. Medcom.id

Eks Danjen Kopassus Soenarko Minta Kasus Dihentikan

Nasional senjata ilegal kasus makar
Siti Yona Hukmana • 20 Oktober 2020 12:14
Jakarta: Eks Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) Mayjen TNI (Purn) Soenarko meminta kepastian hukum terkait kasus kepemilikan senjata api ilegal. Soenarko menjadi tersangka sejak Mei 2019.
 
"Menurut kita harus ada kepastian hukum, minimal di-SP3 (Surat Perintah Penghentikan Penyidikan) perkaranya," kata kuasa hukum Soenarko, Ferry Firman Nurwahyu, di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 20 Oktober 2020.
 
Purnawirawan TNI itu masih berstatus tahanan kota. Pemanggilan Soenarko, Selasa, 20 Oktober 2020, untuk pemeriksaan tambahan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Cuma persoalannya dalam hal apa kita belum tahu," ujar Ferry.
 
Polisi tengah gencar menangkap provokator perusuh demo menolak Undang-Undang Cipta Kerja. Ferry memastikan kliennya tidak diperiksa terkait demo tersebut.
 
(Baca: Pemanggilan Kembali Eks Danjen Kopassus Soenarko Disebut untuk Lengkapi Penyidikan)
 
"Enggak ada, kami enggak ada hubungan dengan demo omnibus law, enggak ada sama sekali. Tidak ada keterlibatan ke situ, itu kan urusan buruh, enggak bisa dikaitkan dengan kami," tutur dia.
 
Sedianya Soenarko dimintai keterangan Jumat, 16 Oktober 2020. Namun, Soenarko meminta penjadwalan ulang karena tengah medical check up di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan.
 
Soenarko ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus kepemilikan senjata ilegal pada Mei 2019. Soenarko ditangkap terkait dugaan penyelundupan senjata. Namanya terseret dalam aksi unjuk rasa di depan Gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, yang berujung ricuh pada 21-22 Mei 2019.
 
Dia sempat ditahan. Namun, polisi mengabulkan penangguhan penahanannya yang dijamin oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan. Soenarko dijerat Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1951 tentang Kepemilikan Senjata Api juncto Pasal 55 KUHP.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif