Ilustrasi TNI. ANT/Mumahammad Adimaja
Ilustrasi TNI. ANT/Mumahammad Adimaja

Aturan Pelibatan TNI Atasi Terorisme Mesti Dipastikan Tak Tumpang Tindih

Nasional terorisme tni teroris
Cahya Mulyana • 17 November 2020 21:44
Jakarta: Rancangan Peraturan Presiden (Raperpres) mengenai pelibatan TNI dalam penanganan aksi terorisme dinilai tumpang-tindih. Pemerintah dinilai kurang memperhatikan independensi dan akuntabilitas bakal regulasi ini.
 
"Raperpres ini diharapkan tidak bertentangan dan tumpang tindih serta merusak hukum. Sehingga laik ditunda pembahasan untuk ditinjau ulang," kata Wakil Koordinator Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Feri Kusuma dalam webinar bertajuk Pelibatan TNI dalam Kontra Terorisme, Selasa, 17 November 2020.
 
Feri menyebut masyarakat sipil telah memberikan sejumlah catatan terkait Raperpres ini. Landasannya mengacu pengalaman dan bertujuan agar regulasi tidak memicu persoalan baru.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia mencontohkan Pasal 2 dalam Raperpres berisi tiga kewenangan atau fungsi TNI dalam penanggulangan terorisme. TNI diberikan tugas dalam penangkalan, penindakan, dan pemulihan.
 
Seluruh fungsi itu melekat di TNI, namun tidak bisa digunakan untuk setiap operasi atau tugas. Ketiga kewenangan itu juga tidak tepat lagi diterapkan secara bersamaan di era pascareformasi.
 
Feri menjelaskan tugas penangkalan semestinya digunakan dalam fungsi internal tentara, seperti penguatan kapasitas. "Ketika tiga fungsi itu diadopsi dalam Perpres ini, maka akan bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Tindak Pidana Terorisme yang pendekatannya pidana, bukan perang, dan bertentangan dengan reformasi TNI," papar dia.
 
Fungsi TNI mengenai penangkalan sama dengan pencegahan secara tugas. Hal ini telah diamanatkan kepada Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan kepolisian.

 
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif