Advokat Lucas menjalani sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Tipikor Jakarta. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.
Advokat Lucas menjalani sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Tipikor Jakarta. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.

KPK Ajukan Kasasi Pengurangan Hukuman Lucas

Nasional suap di ma
Juven Martua Sitompul • 01 Juli 2019 09:59
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutuskan mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) atas pengurangan hukuman advokat Lucas. Putusan Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta yang menyunat masa hukuman Lucas dinilai salah.
 
"Kami pandang terdapat kekeliruan penerapan kaidah penyertaan (deelneming) di sana sehingga KPK berencana akan melakukan upaya hukum kasasi ke MA," kata juru bicara KPK Febri Diansyah melalui pesan singkat, Jakarta, Senin, 1 Juli 2019.
 
Lembaga Antirasuah berharap semua pihak memiliki pandangan yang sama bila upaya menghalangi pemberantasan korupsi, khususnya obstruction of justice (OJ) dalam kasus ini, adalah persoalan yang serius. "Pelaku kejahatan OJ adalah orang yang merusak proses penegakan hukum yang sedang terus kita bangun," ujar dia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


KPK berharap di tingkat kasasi, hakim MA dapat membuat keputusan yang profesional. Hal ini mengingat Lucas terbukti telah merencanakan perbuatannya, yakni merintangi pengusutan mantan petinggi Lippo Group, Edy Sindoro, sejak 2016.
 
"KPK sangat berharap pertimbangan yang lebih jernih, substansial dan memperhatikan rasa keadilan publik terhadap perkara ini," pungkas dia.
 
PT DKI Jakarta memotong masa hukuman terpidana kasus merintangi penyidikan Edy Sindoro, Lucas. Masa hukuman Lucas 'disunat' yang sebelumnya 7 tahun penjara menjadi 5 tahun penjara.
 
Berdasarkan laman sistem informasi penelusuran perkara (SIPP) Pengadilan Tinggi DKI di putusan.mahkamahagung.go.id, majelis hakim yang dipimpin Daniel Dalle Pairunan mengubah dan menjatuhkan vonis kepada Lucas menjadi 5 tahun penjara. Sidang digelar pada Kamis, 20 Juni 2019.
 
"Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa dengan pidana penjara selama 5 tahun dan denda sebesar Rp600 juta dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar akan diganti dengan pidana kurungan selama 6 bulan," kata Daniel dalam amar putusan.
 
Baca: Lucas Ingin Tuntut KPK Terkait Pemblokiran Rekening
 
Selain mengurangi hukuman Lucas, majelis hakim memerintahkan penyidik membuka rekening Lucas. Rekening ini meliputi Bank Panin, Bank Dana Investor, CIMB Niaga, BJB, BCA, dan Mandiri.
 
Sementara itu, majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan hukuman tujuh tahun penjara serta denda Rp600 juta rupiah subsider enam bulan kurungan. Lucas dinilai terbukti menghalangi proses penyidikan KPK karena membantu pelarian Eddy Sindoro saat mantan petinggi Lippo Group tersebut menjadi tersangka kasus suap panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
 
Lucas terbukti melanggar Pasal 21 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif