Ilustrasi Gedung KPK. Medcom/Fachri Audhia Hafiez
Ilustrasi Gedung KPK. Medcom/Fachri Audhia Hafiez

Masa Penahanan Bupati Labuhanbatu Utara Diperpanjang

Nasional kpk kasus korupsi
Fachri Audhia Hafiez • 30 November 2020 17:24
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan Bupati Labuhanbatu Utara, Sumatra Utara, periode 2016-2021, Khairuddin Syah (KSS) alias Buyung. Penahanan diperpanjang selama 40 hari.
 
"Dimulai hari ini hingga 8 Januari 2021 di rumah tahanan (rutan) Polres Jakarta Pusat," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Senin, 30 November 2020.
 
Ali menjelaskan perpanjangan penahanan dilakukan untuk menyelesaikan pemeriksaan saksi-saksi. Penyidik juga tengah melakukan pemberkasan perkara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Penyidikan Korupsi Bupati Labuhanbatu Utara Dipertajam Lewat 2 Kadis
 
Khairuddin ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengurusan dana alokasi khusus (DAK) APBN Perubahan 2017 dan APBN 2018. Eks Wakil Bendahara Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) periode 2016-2019, Puji Suhartono (PJH), juga menjadi tersangka dalam kasus yang sama.
 
Perkara ini merupakan pengembangan dari perkara dugaan suap terkait usulan dana perimbangan keuangan daerah dalam RAPBN Perubahan 2018. Dalam perkara terbaru, Khairuddin diduga menyuap dua pegawai Kementerian Keuangan agar memperoleh potensi DAK sesuai yang diajukan, yakni Rp504,7 miliar.
 
Keduanya adalah Kepala Seksi Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Pemukiman pada Ditjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, Yaya Purnomo; dan mantan Kepala Seksi Perencanaan Dana Alokasi Khusus Fisik Kementerian Keuangan, Rifa Surya. Fulus diberikan dari Khairuddin secara bertahap senilai 290 ribu dolar Singapura dan Rp500 juta.
 
Sedangkan, Puji Suhartono diduga menampung salah satu uang suap senilai Rp100 juta melalui rekeningnya. Uang tersebut terkait pengurusan DAK pada APBN 2018 untuk Kabupaten Labuhanbatu Utara.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif