Ilustrasi SIM. Foto: Fakhri Hermansyah/Antara
Ilustrasi SIM. Foto: Fakhri Hermansyah/Antara

Layanan SIM, STNK, dan BPKB Kembali Dibuka

Nasional polri Virus Korona New Normal
Siti Yona Hukmana • 30 Mei 2020 04:46
Jakarta: Layanan pembuatan dan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BKPB) kembali dibuka di Satuan Pelayanan Administrasi (Satpas), Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat), dan BPKB. Pelayanan tetap memedomani protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus korona (covid-19).
 
"Dengan dibukanya kembali pelayanan di Satpas, Samsat, dan BPKB, ketentuan perpanjangan penutupan sampai 29 Juni dinyatakan tidak berlaku," kata Kasubdit SIM Ditregident Korlantas Polri Kombes Singgamata, Jakarta, Jumat, 29 Mei 2020.
 
Keputusan itu tertuang dalam surat telegram (ST) Nomor ST/1537V/YAN.1.1./2020 pada 29 Mei 2020. Surat telegram ditandatangani Kakorlantas Polri Irjen Istiono.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pembukaan layanan SIM, STNK, dan BPKB dilakukan dalam rangka menyetujui konsep new normal atau kenormalan baru yang bakal diterapkan pemerintah. Di masa kenormalan baru, masyarakat dapat kembali beraktivitas kembali. Namun, masyarakat tetap wajib menggunakan masker, rajin mencuci tangan, dan menjaga jarak aman.
 
Protokol kesehatan juga diberlakukan bagi petugas. Yakni wajib mengenakan seragam berlengan panjang, pengecekan suhu sebelum bertugas, menggunakan masker, face shield, dan menerapkan jarak aman.
 
Baca: Layanan SIM, STNK, dan BPKB Tutup Hingga 29 Juni
 
Korlantas Polri sebelumnya mengeluarkan surat telegram dengam nomor ST/1437/V/YAN.1.1./2020. Dalam surat itu menyatakan perpanjangan penutupan pelayanan SIM, STNK, dan BPKB hingga 29 Juni 2020.
 
Meski pelayanan telah dibuka, dispensasi perpanjangan SIM tetap diberikan kepada pemilik SIM yang masa berlakunya habis dari 24 Maret-29 Mei 2020. Mereka dapat mengurus perpanjangan SIM tanpa membuat SIM baru.
 
"Bagi peserta uji SIM tetap diproses dengan mekanisme perpanjangan bukan pembuatan SIM baru, untuk layanan samsat yang tertunda memberikan pembebasan sanksi administrasi keterlambatan pembayaran PKB dan SWDKLLJ," ujar Singgamata.
 

(AZF)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif