Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

Tiga ASN Saksi Kasus Nurhadi Mangkir Panggilan KPK

Nasional kpk Suap di MA
Fachri Audhia Hafiez • 06 Agustus 2020 21:38
Jakarta: Sebanyak tiga aparatur sipil negara (ASN) saksi kasus dugaan suap dan gratifikasi perkara di Mahkamah Agung (MA) pada 2012-2016 mangkir dari panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ketiganya yakni Krosbin Lumban Gaol, Salwan Firdaus dan Achmad Soberi.
 
"Sebanyak tiga saksi tidak hadir akan dilakukan penjadwalan ulang," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri di Jakarta, Kamis, 6 Agustus 2020.
 
Satu saksi Didi Sinadi dari unsur swasta juga tak memenuhi panggilan penyidik. Sedianya keempat saksi bakal diperiksa untuk tersangka eks Sekretaris MA Nurhadi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Nurhadi diduga menerima suap Rp33,1 miliar dari Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT) Hiendra Soenjoto lewat menantu Nurhadi, Rezky Herbiyono. Suap dimaksudkan memenangkan Hiendra dalam perkara perdata kepemilikan saham PT MIT. Nurhadi juga diduga menerima sembilan lembar cek dari Hiendra terkait peninjauan kembali (PK) perkara di MA.
 
Baca:Tiga ASN Diperiksa untuk Bongkar Rasuah Nurhadi
 
Selain itu, Nurhadi diduga mengantongi Rp12,9 miliar dalam kurun waktu Oktober 2014 sampai Agustus 2016. Gratifikasi diduga terkait pengurusan perkara sengketa tanah di tingkat kasasi dan PK di MA, serta permohonan perwalian.
 
Nurhadi dan Rezky disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b subsider Pasal 5 ayat (2) lebih subsider Pasal 11 dan/atau Pasal 12B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
 
Sementara itu, Hiendra disangka melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b subsider Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP.

 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif