Ilustrasi polisi. Medcom.id
Ilustrasi polisi. Medcom.id

Pelaku Ujaran Kebencian Terhadap Polisi Ditangkap

Nasional ujaran kebencian
Siti Yona Hukmana • 14 April 2020 10:48
Jakarta: Polisi menangkap pelaku ujaran kebencian terhadap institusi Polri melalui media sosial Facebook berinisial IS, 22. Kasus terbongkar saat polisi melakukan patroli siber.
 
"Ada beredar di sosmed (sosial media) mencaci maki institusi, termasuk di dalamnya institusi Polri," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa, 14 April 2020.
 
Yusri menuturkan Polisi menemukan konten yang mengandung penghinaan terhadap penguasa atau badan umum, yakni institusi Polri, Rabu, 8 April 2020. Setelah melakukan penyelidikan, penyidik menangkap IS di rumah temannya, Perumahan Legenda Wisata Cibubur, Jakarta Timur, Sabtu, 11 April 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tim menemukan 8 paket ganja di lokasi penangkapan. Kasus narkoba kita serahkan ke Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya," ucap Yusri.
 
(Baca: ASN Nyinyir di Medsos Bisa Dihukum)
 
Tersangka dibawa ke Polda Metro Jaya untuk penyelidikan lebih lanjut. IS mengaku menyebar ujaran kebencian karena mengetahui tengah diincar polisi setelah mencuri sepeda motor beberapa waktu laku.
 
"Dari pengakuan, dia mencuri sepeda motor bersama rekannya berinisial ES. Saat ini masih kita kejar," ujar Yusri.
 
Dia dijerat Pasal 207 KUHP tentang Penghinaan Kepada Penguasa dengan ancaman pidana penjara paling lama 1,5 tahun. IS juga dijerat Pasal 365 KUHP tentang Pencurian Dengan Pemberatan dengan ancaman pidana penjara paling lama sembilan tahun.
 
"Terkait penemuan barang bukti ganja masih dalam penyelidikan tim Ditres Narkoba," kata Yusri.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif