Polisi Periksa Sopir Transportasi Daring yang Ditumpangi Ciktuti

Siti Yona Hukmana 26 November 2018 06:49 WIB
pembunuhan
Polisi Periksa Sopir Transportasi Daring yang Ditumpangi Ciktuti
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar. Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen.
Jakarta: Polisi telah memeriksa sopir transportasi daring yang ditumpangi korban pembunuhan Ciktuti Iin Puspita (CIP) dan pelaku pembunuhan Nissa Regina (NR). Sopir itu mengaku Iin dan Nissa cekcok selama perjalanan.

"Mereka berdua (Iin dan Nissa) kan keluar berdua pada Jumat, 16 November 2018 pukul 21.30 WIB. Kita sudah periksa sopir transportasi online dan memang selama di mobil mereka cekcok dengan bahasa mereka (tersangka Nissa dan Yustian) di suruh keluar dari kosan dia (Iin)," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar di Jalan MH. Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu, 25 November 2018.

Dari pemeriksaan sopir itu, kata Indra, diketahui juga alamat tujuan Iin dan Nissa pada saat menumpangi transportasi daring itu. Mereka pergi ke salah satu hotel di Kemayoran.


"Hotel ini masih dalam pemeriksaan. Mereka melakukan apa di hotel. Kita lagi ke sana mau periksa lagi," ungkap Indra. 

Dalam kasus ini, Indra mengaku telah memeriksa delapan orang saksi. Ada dari tempat kerja korban, tersangka, teman korban, sopir transportasi daring, dan petugas keamanan di indekos korban. 

"Namun, belum ditemukan latar belakangnya, kita mau cari apa sebabnya (terjadi pembunuhan terhadap Iin)," ucap Indra.

Ciktuti dibunuh Yustian dan Nissa Regina pada Minggu, 18 November 2018 pukul 20.00 WIB. Mayat Ciktuti ditemukan Selasa, 20 November 2018 di dalam lemari rumah indekos di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. 

Jasad korban sengaja diletakkan dalam lemari supaya tidak diketahui orang. Yustian dan Nissa bahkan sempat membersihkan lokasi pembunuhan. 

Kemudian, dua sejoli itu ditangkap Selasa, 20 November 2018 di Merangin, Jambi. Mereka berdua berniat menuju Padang, Sumatera Barat ke rumah keluarga Nissa.




(DRI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id