Terdakwa Hercules Rosario Marshal meluapkan emosinya seusai sidang tuntutan terkait kasus penguasaan lahan PT Nila Alam, Kalideres, Jakarta Barat. Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
Terdakwa Hercules Rosario Marshal meluapkan emosinya seusai sidang tuntutan terkait kasus penguasaan lahan PT Nila Alam, Kalideres, Jakarta Barat. Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso

Hercules 'Ngamuk' di Pengadilan Jakarta Barat

Nasional premanisme
Ferdian Ananda • 27 Maret 2019 16:07
Jakarta: Terdakwa kasus penguasaan lahan PT Nila Alam, Kalideres, Jakarta Barat, Hercules Rosario Marshal, tiba di pengadilan Negeri Jakarta Barat sekira pukul 15.01 WIB mengunakan mobil tahanan.
 
Bersama terdakwa lainnya, Hercules dikawal ketat polisi. Namun, Hercules justru turun dari pintu depan mobil tahanan atau dari samping kursi sopir mobil tahanan.
 
Awak media kemudian mengejar Hercules yang tiba-tiba muncul dari depan mobil tahanan tersebut. Ternyata Hercules keberatan dengan tingkah wartawan yang mengabadikan foto dirinya yang turun dari mobil tahanan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Mana wartawan, mana lu," kata Hercules teriak memanggil wartawan.
 
Baca: Sidang Putusan Hercules, Ratusan Polisi Jaga PN Jakbar
 
Tak sampai di sana, Hercules juga mengejar sekumpulan wartawan foto. Hercules mengayunkan tangan ke arah wartawan. "Jangan rekam, jangan rekam," teriak Hercules.
 
Hercules yang mengamuk juga sempat dicegat beberapa orang yang berada di sampingnya. Aksinya mengejar wartawan itu hanya berlangsung beberapa detik namun salah seorang wartawan terkena pukulan dari Hercules.
 
"Gue kena pukul ini," kata salah seorang wartawan VIVAnews memperlihatkan bekas pukulan di tangannya.
 
Polisi berpakaian preman sigap mengamankan Hercules dan mengarahkannya kembali ke ruangan. Wartawan juga diminta untuk meninggalkan lokasi kejadian.
 

(FZN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif