Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin tiba di Gedung KPK, Rabu malam, 19 Januari 2022. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam
Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin tiba di Gedung KPK, Rabu malam, 19 Januari 2022. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam

40 Pekerja Sawit Diduga Disiksa dalam Kerangkeng Bupati Nonaktif Langkat

Nasional Komnas HAM OTT Bupati Lampung Selatan Perbudakan Modern Bupati Langkat Terbit Rencana
Candra Yuri Nuralam • 24 Januari 2022 17:14
Jakarta: Migrant Care menyebut Bupati nonaktif Langkat Terbit Rencana Perangin Angin memiliki kerangkeng di rumahnya. Sebanyak 40 pekerja sawit disebut mendekam di dalam kerangkeng tersebut.
 
"Ada dua sel di dalam rumah Bupati yang digunakan untuk memenjarakan sebanyak 40 orang bekerja," kata Ketua Pusat Studi Migrasi Migrant Care Anis Hidayat melalui keterangan tertulis melalui keterangan tertulis, Senin, 24 Januari 2022.
 
Anis mengatakan kerangkeng itu ada di belakang halaman rumah Terbit. Bentuknya mirip penjara dengan tambahan gembok agar para pekerjanya tidak keluar masuk sembarangan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Anis menyebut ada beberapa penyiksaan yang diterima para pekerja. Salah satu bentuk penyiksaan berupa pemukulan.
 
"Sampai lebam-lebam dan sebagian mengalami luka-luka," ujar Anis.
 
Baca: Komnas HAM Usut Dugaan Kerangkeng di Rumah Bupati Nonaktif Langkat
 
Akses para pekerja di dalam kerangkeng itu juga terbatas. Para pekerja hanya diberi makan dua kali sehari.
 
"Selama bekerja mereka tidak pernah menerima gaji," kata Anis.
 
Sementara itu, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) bakal meminta bantuan polisi untuk mencari keberadaan 40 pekerja yang disebut Migrant Care itu. Pencarian para pekerja dibutuhkan untuk memastikan kondisi mereka.
 
"Sehingga, ketika kami datang ke sana bisa menjelaskan di mana mereka karena itu bagian dari tugas Kepolisian," kata Komisioner Komnas HAM Choirul Anam di kantornya.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif