Menko Polhukam Mahfud MD. Foto: Medcom.id/Candra Yuri Nuralam
Menko Polhukam Mahfud MD. Foto: Medcom.id/Candra Yuri Nuralam

Kasus ASABRI dan Jiwasraya Tak Akan Diseret Jadi Perkara Perdata

Nasional Jiwasraya ASABRI
Candra Yuri Nuralam • 22 Januari 2020 16:23
Jakarta: Pemerintah bakal menyelesaikan kasus PT Asuransi Jiwasraya dan PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI) melalui proses hukum pidana. Masalah ini tak akan diselesaikan secara perdata.
 
"Di dalam hukum itu hukum pidana tuh ada jalurnya sendiri, kalau sudah masuk ke ranah hukum pidana tentu tidak bisa dibelokkan ke perdata kalau memang ada unsur pidananya," kata Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud di Kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu, 22 Januari 2020.
 
Mantan Ketua Mahkamah Konstutusi itu meminta masyarakat menyerahkan kasus penanganan dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya dan PT ASABRI kepada penyidik. Kasus ini bakal dituntaskan hingga ke akar-akarnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi kejaksaan Agung sudah menyampaikan tadi, detail-detail langkah yang sudah dilakukan dan semua pihak supaya supaya menunggu," jelas dia.
 
Mahfud menjamin kedua kasus itu masih berjalan. Dia menegaskan penyidik masih mendalami bukti-bukti untuk menjalankan tindakan yang tepat.
 
Dia mengatakan penanganan kasus itu tidak boleh diwarnai dengan emosi. Meski merugikan negara dalam angka yang tinggi, penanganan kasus itu tetap harus mengikuti aturan hukum.
 

 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif