Ilustrasi. Medcom.id.
Ilustrasi. Medcom.id.

Polisi Buka Peluang Jemput Paksa Eks Dirut Transjakarta

Nasional kasus penggelapan
Siti Yona Hukmana • 28 Januari 2020 15:28
Jakarta: Polisi membuka peluang menjemput paksa mantan Direktur Utama (Dirut) PT TransJakarta Donny Andy Saragih. Donny sudah dua kali mangkir panggilan penyidik Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan.
 
"Iya bisa (dijemput paksa)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa, 28 Januari 2020.
 
Yusri mengatakan, tinggal Donny yang belum bisa dimintai keterangan penyidik guna melengkapi berkas perkara. Donny bakal dipanggil lagi usai gelar perkara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau nanti hasilnya memenuhi unsur Pasal 372 dan Pasal 378 (KUHP) tentang Penipuan dan Penggelapan, baru naik ke penyidikan. Kemudian kita akan panggil lagi untuk BAP (Berita Acara Pemeriksaan)," ungkap Yusri.
 
Donny dilaporkan kasus penipuan dan penggelapan oleh Direktur Utama Ekasari Lorena, Gusti Terkelin Soerbakti. Ia dilaporkan dalam kapasitasnya sebagai General Manager di Ekasari Lorena.
 
"Jadi, ada delapan cek yang nyatanya kosong semua, total sekitar Rp1,4 miliar. Uang Rp1,4 miliar itu untuk pembayaran denda terkait operasional busway," ujar Yusri.
 
Donny dilaporkan bersama dua orang lainnya, yakni Agus Basuki dan Sunani. Laporan itu dibuat Gusti yang diwakili oleh pengacaranya, Artanta Barus pada 18 September 2018.
 
"Sampai dengan saat ini masih tahap penyelidikan," kata Yusri.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif