Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

PBNU Duga Ada Kelompok Kembangkan Narasi Negatif Terhadap Ulama

Nasional penembakan penyerangan nahdlatul ulama muhammadiyah Ustaz di Batam Diserang
Andhika Prasetyo • 26 September 2021 15:39
Jakarta: Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melihat ada kelompok-kelompok tertentu yang berupaya mengembangkan narasi negatif terhadap ulama dan kiai di Tanah Air. Salah satu strategi mereka dengan menyerang pemuka agama dan merusak rumah-rumah ibadah.
 
Ketua PBNU Marsudi Syuhud berharap kepolisian segera mengungkap siapa sebenarnya pelaku tersebut. Motif, niat, dan tujuan kejahatan itu harus dibongkar. 
 
"Harus ada penjelasan sejelas-jelasnya. Jangan sampai ada spekulasi publik bahwa kiai dan ustaz dimusuhi pada era pemerintahan sekarang," ujar Marsudi kepada Media Indonesia, Minggu, 26 September 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia, pada dasarnya, kriminalitas sudah ada sejak manusia pertama, Nabi Adam, hidup di Bumi. Namun, ia mengimbau seluruh masyarakat, terutama kaum muslim, terus waspada. Umat juga harus menahan diri supaya tidak terprovokasi.
 
Baca: Penyerang Ustaz di Batam Diduga Mengidap Gangguan Jiwa
 
"Jika ada kejadian apa pun yang prinsipnya melanggar hukum, laporkan pada pihak berwajib," jelas dia.
 
Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu'ti juga menyuarakan hal senada. Ia mencurigai penyerangan beruntun terhadap sejumlah ustaz bukan kebetulan belaka. Dia menduga ada kesengajaan untuk tujuan tertentu.
 
"Patut diduga ada yang sedang bermain api," tulis Abdul melalui akun Twitter @Abe_Mukti.
 
Ia mendesak aparat keamanan bergerak lebih cepat mengungkap motif tindakan-tindakan kriminal kepada pemuka agama Islam. Pelaku dinilai harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. 
 
“Siapa pun aktor dan provokator, jelas mereka bukan orang baik. Karena itu, polisi harus bekerja dengan baik, menangkap, mengungkap, dan menghukum yang bersalah sesuai hukum,” tekan Abdul.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif