Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

KPK Beradaptasi dengan Perkembangan Pandemi

Nasional KPK Virus Korona Pemberantasan Korupsi covid-19 pandemi covid-19
Candra Yuri Nuralam • 30 Juli 2021 20:34
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan tetap menjalankan tugas mengenyahkan rasuah di Indonesia. Namun, Lembaga Antikorupsi harus beradaptasi dengan perkembangan pandemi covid-19.
 
"Pandemi covid-19 berdampak hampir pada seluruh aktivitas masyarakat, termasuk upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri kepada Medcom.id, Jumat, 30 Juli 2021.
 
Menurut dia, adaptasi itu dilakukan di bidang pencegahan dan penindakan. Adaptasi kerja KPK perlu dilakukan karena pandemi semakin ganas. Lembaga Antikorupsi tidak mau mengorbankan pegawainya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Melihat kasus positif covid-19 yang masih relatif tinggi hampir di seluruh wilayah Indonesia, tak terkecuali yang menimpa beberapa pegawai KPK, mengharuskan kami menyesuaikan kondisi tersebut," tegas Ali.
 
Baca: KPK Buka Peluang Penerapan Pasal 2 dan 3 UU Tipikor pada Perkara Bansos
 
Salah satu adaptasi itu dengan meminimalisasi mobilitas pegawai yang turun ke lapangan. Kerja semaksimal mungkin dilakukan via daring.
 
"Meski dalam beberapa hal tetap butuh dilakukan temu fisik sehingga pelaksanaannya pun tak jarang terkendala," ujar Ali.
 
Mobilitas ke lapangan hanya dibolehkan untuk pegawai di bidang penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan. Ketiga bidang itu harus ke luar markas KPK karena mencari bukti dan keterangan saksi untuk membongkar praktik rasuah yang tengah ditangani.
 
Ali mengatakan KPK tidak diam saja di tengah pandemi. Dia menegaskan Lembaga Antikorupsi terus bekerja, tetapi harus mengalah dengan covid-19 untuk sementara waktu.
 
"Kami tetap melakukan rangkaian sidang dakwaan, tuntutan, dan putusan yang sebagian telah beralih melalui daring. Kami juga tetap melakukan upaya-upaya penyelidikan dan penyidikan melalui case building guna mengungkap terangnya suatu perkara," tutur Ali.
 
Masyarakat diminta memaklumi adaptasi dari KPK. Lembaga Antikorupsi tidak mau pegawainya menjadi 'korban covid-19' jika memaksakan diri.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif