Ilustrasi Mahkamah Konstitusi. Medcom.id/Meilikhah
Ilustrasi Mahkamah Konstitusi. Medcom.id/Meilikhah

Enam Varian Mandat Putusan MK

Nasional mahkamah konstitusi
Antara • 01 Juli 2020 00:25
Jakarta: Mahkamah Konstitusi (MK) menjelaskan terdapat enam varian mandat konstitusional dalam putusan MK. Enam varia ini yang keluar dalam rentang 2003-2019.
 
Varian pertama berupa pesan dan rekomendasi untuk pembentuk undang-undang agar melakukan perubahan dalam pembuatan undang-undang.
 
"Jadi hanya berupa saran, berupa rekomendasi, berupa dorongan agar pembentuk undang-undang melakukan sesuatu sesuai dengan mandat konstitusionalnya Mahkamah Konstitusi," ujar Kepala Bagian Hubungan Masyarakat MK Fajar Laksono dalam, Selasa, 30 Juni 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Varian kedua, MK memberikan alternatif penormaan untuk dipilih dalam membentuk undang-undang. Dalam putusan terbaru misalnya lembaga yudikatif itu memberikan enam pilihan model keserentakan pemilu yang konstitusional dalam pengujian UU Pemilu.
 
Varian Ketiga, MK dapat melarang pemuatan norma tertentu untuk masa mendatang setelah norma dinyatakan inkonstitusional dalam sistem hukum Indonesia. Varian keempat, MK melalui putusannya dapat mengharuskan pembentuk undang-undang menyempurnakan suatu undang-undang tanpa memberikan batas waktu.
 
Varian kelima, keharusan yang dimandatkan dalam putusan dilekatkan dengan batas waktu kepada pembentuk undang-undang untuk melakukan penyempurnaan undang-undang.
 
Varian terakhir, mandat putusan bisa berisi keharusan menyempurnakan undang-undang dalam batas waktu tertentu disertai dengan ultimatum atau sanksi.
 
"Misalnya dulu ketika MK memutus bahwa pengadilan tipikor itu inkonstitusional ketika dimuat dalam UU Tipikor karena pengadilan tipikor itu harus dibuat dengan undang-undang," tutur Fajar.
 

(SUR)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif