Penyebar Hoaks soal Penculikan Ditangkap di Kalideres

Sunnaholomi Halakrispen 06 November 2018 15:25 WIB
hoax
Penyebar Hoaks soal Penculikan Ditangkap di Kalideres
Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto--Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen.
Jakarta: Polri kembali menangkap satu pelaku penyebar berita bohong atau hoaks. Pelaku berinisial VGC menulis kabar bohong tentang penculikan.

"Dia ditangkap tanggal 5 (November 2018) kemarin pukul 21.30 di Kalideres, Jakarta Barat," ujar Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa, 6 November 2018.

Ia memaparkan, atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal Pasal 14 ayar 2. "Dia telah menyebarkan berita bohong, berlebihan, dikenakan Pasal 14 ayat 2 Undang-undang Nomor 1 Tahun 46 tentang peraturan hukum pidana," pungkas Setyo.


Pelaku menyebarkan berita palsu menggunakan media sosial Facebook dengan nama akun Gunawan Hairudin. Tulisan yang disebarluaskan ialah;

"Pengakuan penculik yang ditangkap dan diancam dibakar ada 60 orang yang disebar setiap Kecamatan. Masyaallah benar-benar jaringan besar yang terorganisir."

Baca: Polri Buru Penyebar Hoaks Penculikan Anak

Terkait penangkapan satu pelaku tersebut, kini telah ada 13 pelaku penyebar berita bohong yang ditangkap Polri. Sebanyak 10 orang lain menyebarkan berita tentang penculikan anak dan dua pelaku lainnya tentang kecelakaan pesawat Lion Air JT610.

Berikut daftar ke-12 pelaku penyebar berita bohong yang sebelumnya telah ditangkap Polri lantaran menyebarkan melalui Facebook:

1. Darmawan, 41, ditangkap pada hari Rabu, 31 Oktober 2018 pukul 15.45 WIB, di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Motif: Hanya meberitahukan kepada teman-temannya agar hati hati menjaga anaknya.

2. El Wanda, 31, ditangkap pada hari Kamis, 1 November 2018 pukul 17.45 WIB, di Jalan Benda Raya Town house 8 Kemang Jaksel.

Motif: Ikut-ikutan menyebarkan informasi penculikan anak, agar masyarakat lebih waspada

3. Rahmat Aziz, 33, ditangkap pada hari Jumat, 2 November 2018 pukul 00.35 WIB, di Jakarta Pusat, DKI Jakarta.

Motif: Untuk memberitahukan kepada teman-temannya, ibu-ibu dan saudara Pelaku di Facebook agar lebih waspada terhadap beberapa aksi penculikan anak di daerah Ciputat maupun di daerah lainnya.

4. Jefri Hasiholan Sitorus, 31, ditangkap pada hari Jumat, 2 November 2018 pukul 08.00 WIB, di Purwakarta, Jawa Tengah.

Motif: Menduga informasi perihal penangkapan penculikan tersebut benar dan agar masyarakat lebih waspada.

5. Dina Nurma Lestari, 20, ditangkap pada hari Jumat, 2 November 2018 pukul 08.00 WIB, di Cengkareng, Jawa Barat.

Motif: Kasihan melihat video penganiyaan terhadap anak kecil dan memberitahukan kepada teman-teman atau orang lain agar berhati-hati dan waspada terhadap aksi penculikan anak.

6. Nurdin, 23, ditangkap pada hari Jumat, 2 November 2018 pukul 13.00 WIB, di Kota Sukabumi, Jawa Barat.

Motif: Hanya ikut-ikutan posting

7. Oktavianti, 30, ditangkap pada hari Jumat, 2 November 2018 pukul 13.00 WIB, di Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

Motif: Memposting supaya lebih waspada

8. Titin Kartini, 34, ditangkap pada hari Sabtu Tanggal 03 November 2018, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Motif: Untuk orang-orang yang membaca postingannya tersebut agar lebih berhati-hati terhadap anaknya. Supaya tidak menjadi korban penculikan.

9. Nurmiyati, 22, ditangkap pada hari Senin Tanggal 5 November 2018 pukul 09.00 wita, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Motif: Untuk mengingatkan kepada orang-orang agar selalu menjaga anaknya.

10. Usman, 28, ditangkap pada hari Senin Tanggal 5 November 2018 pukul 11.40 wita, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Motif: Untuk mengingatkan warga makassar untuk menjaga anaknya dari maraknya berita terkait penculikan anak di kota makassar.

11. Anisah, 30, ditangkap pada hari Jumat, 2 November 2018 pukul 21.00 WIB, di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Motif: Hanya bela sungkawa dan mendoakan terhadap korban pesawat yang jatuh.

12. Sumiati, 33, ditangkap pada hari Sabtu Tanggal 03 November 2018 pukul 05.30 wib, di kecamatan Rancaekek kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Motif: Hanya sebatas untuk menunjukkan keprihatinan dan turut berbela sungkawa atas kejadian kecelakaan tersebut.



(YDH)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id