Status Hukum Taufik Kurniawan Dipastikan Sore Nanti

Sunnaholomi Halakrispen 29 Oktober 2018 15:01 WIB
kasus korupsi
Status Hukum Taufik Kurniawan Dipastikan Sore Nanti
Wakil Ketua DPRD DKI M. Taufik/MI/Mohamad Irfan
Jakarta: Status hukum Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan dipastikan sore nanti. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Ditjen Imigrasi Kemenkumham mencegah Taufik bepergian ke luar negeri.

Taufik sempat diperiksa dalam persidangan kasus dugaan korupsi dengan terdakwa pengusaha asal Kebumen, Khayub Muhammad Lutfi. Ia bersaksi di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu, 4 Juli 2018.

"Info tentang kepastian status hukum dan keterkaitan dalam kasus Kebumen seperti apa akan kami sampaikan sore ini," ujar Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan saat dikonfirmasi, Senin, 29 Oktober 2018.


Basaria menjelaskan surat permohonan pencegahan politiku PAN itu dikirimkan Jumat, 26 Oktober 2018. Sayangnya, belum jelas apakah benar pencegahan dilakukan atas kasus tersebut.

Baca: KPK Cegah Taufik Kurniawan ke Luar Negeri

Basaria menjelaskan pencegahan merupakan kewajaran. Pencegahan juga tak melulu dilakukan kepada tersangka sebuah kasus.

"Perlu dipahami pencegahan ke luar negeri tersebut dapat dilakukan terhadap saksi atau tersangka. Pasal 12 UU KPK menyatakan (pencegahan) dapat dilakukan di tahap penyelidikan, penyidikan, atau penuntutan," beber dia.

Taufik pernah diperiksa dalam pengembangan kasus dugaan suap proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pada APBN 2016 senilai Rp100 miliar. Pemeriksaan dilakukan karena Taufik diduga mengetahui ihwal pengurusan anggaran itu.

Dalam persidangan, Bupati nonaktif Kebumen Yahya Fuad menyebut Taufik menerima uang Rp3,7 miliar. Uang itu berkaitan pengalokasian DAK untuk Kabupaten Kebumen yang bersumber dari APBN.

Yahya juga mengaku telah dua kali bertemu Taufik di Semarang dan Jakarta. Ada kewajiban 5 persen yang harus diberikan jika DAK Rp100 miliar cair. Fee diberikan dua kali melalui orang suruhan Taufik.



(OJE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id