Tajudin (tengah) di kantor Polres Tangsel, Kamis 19 Januari 2017. Metrotvnews.com/Farhan Dwitama
Tajudin (tengah) di kantor Polres Tangsel, Kamis 19 Januari 2017. Metrotvnews.com/Farhan Dwitama

Tajudin Penjual Cobek Yakin MA Tolak Kasasi Jaksa

Nasional pengadilan
Farhan Dwitama • 30 Januari 2017 06:54
medcom.id, Tangerang: Kuasa hukum Tajudin, tukang cobek korban yang ditangkap Polres Tangerang Selatan, yakin Mahkamah Agung (MA) memutus melepaskan dirinya dari segala tuntutan hukum. Mereka yakin, kasasi yang diajukan Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang bakal ditolak.
 
"Saya sangat pede (percaya diri) bahwa MA akan memutuskan Pak Tajudin lepas dari segala tuntutan hukum" kata kuasa hukum Tajudin dari LBH Keadilan, Ahmad Hamim Jauzie, Minggu (29/1/2017).
 
Dia pun mempertanyakan maksud dan tujuan jaksa mengajukan kasasi atas putusan lepas Tajudin oleh Pengadilan Negeri Tangerang, pada 12 Januari kemarin. "Itukan hak mereka, tapi pertanyaan saya apa sih yang mau dicari, seharusnya kan melihat persoalan di bawah" tegas dia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bagi dia, dengan memori kasasi yang diajukan jaksa kepada MA, sama saja melawan rasa keadilan masyarakat. Ahmad menilai, publik telah berterima kasih kepada majelis hakim yang melepaskan Tajudin dari segala tuntutan.
 
Baca: Tajudin, Tukang Cobek Divonis Bebas Penjara
 
"Menurut publik sudah sangat adil. Dengan memori Kasasi yang diajukan, Inikan sama saja melawan rasa keadilan masyarakat," kata Dia.
 
Pihaknya mengaku masih menunggu memori kasasi Jaksa. Mereka juga berencana membuat memori kontra kasasi tersebut.
 
Baca: Pakar: Status Miskin Jangan Jadi Alasan Bebaskan Tajudin
 
"Saya belum tahu apakah Jaksa sudah menerima petikan putusan vonis lepas Tajudin, Kami menunggu memori kasasi yang Jaksa ajukan, dan Kita siap membuat memori kontra kasai tersebit," beber Hamim.
 
Sementara itu, Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang Pradana Probo Setyarjo menyayangkan putusan lepas hakim PN Tangerang terhadap Tajudin. Dia menilai, Pengadilan seharusnya bersama-sama menyelamatkan anak-anak demi masa depannya.
 
Menurut dia, hal seperti ini tidak bisa di biarkan. Dia tetap berkeyakinan Tajudin bersalah.
 
Baca: Dikriminalisasi, Tukang Cobek Gugat Balik Polres Tangsel
 
"Seharusnya anak-anak yang masih usia sekolah menjadi tanggung jawab kita-kita semua agar anak-anak bisa sekolah, bukan menyuruh anak-anak bekerja. Sangat biadap tindakan tersebut, memanfaatkan anak-anak untuk kepentingan ekonomi, bisa anda bayangkan kalo anak tersebut adalah anak anda," tegas Pradana Probo Setyarjo.
 


 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif