Ilustrasi KPK. Medcom.id/Fachri Auhdia Hafiez
Ilustrasi KPK. Medcom.id/Fachri Auhdia Hafiez

Dua Bos San Diego Hills Diselisik Terkait Kasus Nurhadi

Nasional mahkamah agung Kasus Suap Suap di MA
Fachri Audhia Hafiez • 22 Juni 2020 13:26
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil dua general manager (GM) kompleks permakaman San Diego Hills, Andy Kurniawan dan Edward Danny Suhenda. Keduanya diperiksa buat penyuap eks Sekretaris MA Nurhadi, Hiendra Soenjoto.
 
"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka HSO (Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT) Hiendra Soenjoto)," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri di Jakarta, Senin, 22 Juni 2020.
 
Lembaga Antirasuah juga memanggil seorang notaris, Rismalena Kasri, yang diperiksa sebagai saksi untuk Nurhadi. KPK belum membeberkan keterkaitan ketiga saksi terkait kasus yang menjerat Nurhadi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Keterangan Andy, Edward, dan Rismalena, diperlukan untuk memperkuat materi pemeriksaan terkait dugaan suap dan gratifikasi terkait dengan perkara di MA pada 2011-2016.
 
(Baca: KPK Korek Aset Sawit Milik Nurhadi di Sumut)
 
Nurhadi diduga menerima suap Rp33,1 miliar dari Hiendra Soenjoto lewat menantu Nurhadi, Rezky Herbiono. Suap dimaksudkan memenangkan Hiendra dalam perkara perdata kepemilikan saham PT MIT. Nurhadi juga diduga menerima sembilan lembar cek dari Hiendra terkait Peninjauan Kembali (PK) perkara di MA.
 
Selain itu, Nurhadi diduga mengantongi Rp12,9 miliar dalam kurun waktu Oktober 2014 sampai Agustus 2016. Gratifikasi diduga terkait pengurusan perkara sengketa tanah di tingkat kasasi dan PK di MA serta Permohonan Perwalian.
 
Nurhadi dan Rezky disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b subsider Pasal 5 ayat (2) lebih subsider Pasal 11 dan/atau Pasal 12B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
 
Sementara Hiendra disangka melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b subsider Pasal 13 Undang-Undang tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP.
 

(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif