Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Istimewa)
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Istimewa)

Kampung Batik Kauman, Ganjar: Tak Cuma Beli, Tapi Juga Belajar Membatik

Antara • 02 Oktober 2022 16:26
Solo: Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo terkesan dengan Kampung Batik Kauman di Pasar Kliwon, Kota Solo, Jateng. Pasalnya banyak inovasi di kampung itu, pengunjung tak cuma bisa membeli tapi bisa ikut membuat dan belajar membatik. 
 
"Ini adalah bagian tempat destinasi wisata yang sangat bagus. Tidak hanya orang membeli batik, tapi orang juga bisa belajar membatik. Ada pengalaman ya, ada workshop-nya di sini," kata Ganjar, di Solo, Sabtu, 1 Oktober 2022.
 
Ganjar mengungkapkan 1.000 desain batik mulai dari yang kuno hingga paling modern terdapat di kampung itu. Pengunjung bisa memesan desain batik yang sudah jarang ditemukan di Kampung Batik Kauman. Hal itu, menurut Ganjar, adalah salah satu nilai terbaik yang dimiliki kampung batik. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau orang ingin yang klasik-klasik itu mereka yang suka batik, itu bisa direproduksi dan bahkan banyak yang bisa pesen, kalau ada batik yang seperti itu kita buat lagi. Mungkin orang sudah tidak bisa mendapatkan lagi batik-batik seperti itu," jelas Ganjar.
 
Pada kesempatan itu, Ganjar menyempatkan menengok kegiatan anak-anak yang sedang menghias kue dengan berbagai corak batik. Dia menilai kegiatan itu mengedukasi anak-anak agar semakin cinta terhadap produk asli dalam negeri. 
 
"Kampungnya ini banyak sekali yang bisa inspiratif. Tidak hanya batik di kain, tapi juga corak batik di makanan. Anak-anak ternyata makin tahu apa itu batik dan bagaimana kemudian corak-corak itu diterapkan di berbagai media, termasuk di kue," tutur dia.

Baca: Seni Batik: Tak Hanya Bersejarah, Penuh Filosofi tapi Juga Ragam Unik Motifnya


Ganjar berharap inovasi Kampung Batik Kauman dapat terus dikembangkan. Dia mendorong peran peran pemuda untuk terus memajukan destinasi wisata Kampung Batik Kauman.
 
"Nah ini karya anak bangsa yang hari ini dikembangkan. Mudah-mudahan yang muda juga menciptakan batik baru dengan filosofi yang lebih dalam dan punya makna dari karya," ungkap Ganjar.
 
Di sela kunjungannya, Ganjar sempat menanyakan hasil penjualan batik pasca pandemi. Ganjar mengungkap hasil penjualannya sudah lebih baik dan pesanan terus meningkat. 
 
"Ternyata dibanding pada saat pandemi 70 persen sudah mulai baik," kata Ganjar.

 
(LDS)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif