ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

PSBB Jawa Bali, Jatim Menanti Surat Edaran Pusat

Nasional Virus Korona covid-19 PSBB pandemi covid-19
Amaluddin • 06 Januari 2021 19:36
Surabaya: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur masih menunggu surat edaran dari pemerintah pusat, terkait penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). PSBB akan diterapkan di seluruh Pulau Jawa dan Bali pada 11-25 Januari 2021.
 
"Kami belum bisa banyak komentar. Itu pusat kan, masih akan menerbitkan edaran. Jadi kami tunggu edarannya, karena masih dipersiapkan sama pusat," kata Wakil Gubernur Jatim Emil Elistianto Dardak, di Surabaya, Rabu, 6 Januari 2021.
 
Meski demkian, lanjut Emil, Pemprov Jatim siap melaksanakan PSBB. Sebab, saat ini Pemprov juga sedang memperkuat pelaksanaan operasi yustisi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau soal kesiapan, sudah siap. Hanya saja kami harus pastikan persisnya yang dimaksud pembatasan WFH (work from home) 75 persen ini seperti apa di masing-masing sektor," terangnya.
 
Baca: Wali Kota Malang Tunggu Hitam Putih PSBB Jawa Bali
 
Soal kebijakan baru dari pemerintah pusat ini, Emil menyebut, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa terus memantau meski sedang isolasi mandiri. Bahkan, kata dia, pembahasan kebijakan pembatasan pergerakan selama kurun waktu tertentu, Khofifah juga sudah membahas dalam rapat virtual bersama pemerintah pusat.
 
"Ibu Gubernur terus mantau. Bahkan tadi ada dibahas juga di rapat koordinasi dengan pemerintah pusat. Edaran resminya yang masih diproses di atas," ujarnya.
 
Pemerintah pusat sudah memutuskan penerapan pengetatan pembatasan pergerakan dalam rentang waktu itu khusus di Pulau Jawa dan Bali. Kebijakan ini dikeluarkan merespons kasus aktif covid-19 meningkat secara eksponensial, sesuai amanat Peraturan Pemerintah 21/2020 tentang PSBB.
 
Untuk di Jatim sendiri, tingkat kematian akibat covid-19 di Jatim masih 6,96 persen, lebih tinggi dari rata-rata kematian nasional hanya 3 persen per Rabu, 6 Januari 2021. Selain itu, tingkat keterisian tempat tidur di Jatim saat ini rata-rata 70 persen, bahkan sejumlah rumah sakit sudah terisi penuh.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif