Seorang pekerja di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menunjukkan uang Tunjangan Hari Raya (THR) yang diterima dari perusahaan pada Lebaran tahun 2020. FOTO ANTARA/ Akhmad Nazaruddin Lathif
Seorang pekerja di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menunjukkan uang Tunjangan Hari Raya (THR) yang diterima dari perusahaan pada Lebaran tahun 2020. FOTO ANTARA/ Akhmad Nazaruddin Lathif

Perusahaan di Kudus Diminta Bayarkan THR Secara Penuh

Nasional tunjangan hari raya pandemi covid-19
Antara • 21 April 2021 11:57
Kudus: Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, meminta perusahaan membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada pekerjanya secara penuh. Menurutnya karyawan sangat membutuhkan THR saat masa pandemi covid-19.
 
"Berdasarkan surat edaran dari Kementerian Ketenagakerjaan yang kami terima 13 April 2021, meminta perusahaan untuk memberikan THR kepada pekerja secara penuh. Kalaupun tidak bisa memenuhi wajib menyampaikan laporan," kata Kabid Hubungan Industrial dan Perselisihan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Kudus, Agus Juanto, di Kudus, Rabu, 21 April 2021.
 
Baca: Herman Deru Resmikan 46 Infrastruktur di Musi Rawas

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menjelaskan bagi perusahaan yang memberikan THR bertahap, maka harus ada kesepakatan dengan pekerja dan menyampaikan laporan keuangan secara terbuka bahwa keuangan perusahaan tidak memungkinkan pemberian THR secara penuh.
 
Untuk menindaklanjuti surat edaran Kemenaker tersebut, kata dia, Disnas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi, UKM Kudus sudah memberikan surat edaran terhadap 150 perusahaan di Kabupaten Kudus terkait kewajibannya memenuhi hak pekerja agar diberikan tujuh hari sebelum Lebaran.
 
Pekerja yang berhak mendapatkan THR, di antaranya pekerja yang telah mempunyai masa kerja satu bulan secara terus menerus yang mempunyai hubungan kerja dengan pengusaha berdasarkan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) dan Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT).
 
Sementara pekerja masa kerja 12 bulan secara terus menerus diberikan satu bulan upah, sedangkan masa kerja satu bulan terus menerus tetapi kurang dari 12 bulan maka diberikan secara proposional sesuai masa kerja.
 
"Pada tahun 2020, tercatat ada delapan perusahaan yang memberikan THR pegawai bertahap. Sedangkan tahun ini mereka dipantau kembali," jelasnya.
 
Masing-masing perusahaan juga diwajibkan menyampaikan laporan pelaksanaan pembayaran THR kepada Disnas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi, UKM Kudus.
 
"Adapun besarnya upah minimum kabupaten (UMK) tahun 2021 di Kabupaten Kudus sebesar Rp2.290.995,33 per bulan," ujar Agus.
 
 
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif