Warga membersihkan lumpur sisa banjir bandang yang masuk lingkungan rumah dan perkantoran di Munjungan, Trenggalek, Selasa, 27 November 2020. ANTARA/HO
Warga membersihkan lumpur sisa banjir bandang yang masuk lingkungan rumah dan perkantoran di Munjungan, Trenggalek, Selasa, 27 November 2020. ANTARA/HO

Banjir Bandang Terjang Tujuh Desa di Trenggalek

Nasional banjir musim hujan bencana alam bencana banjir
Fajri Fatmawati • 27 Oktober 2020 23:22
Trenggalek: Banjir bandang menerjang seribu lebih rumah warga di sejumlah permukiman di tujuh desa, Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Beruntung tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa yang dilaporkan terjadi sejak dini hari tersebut.
 
"Banjir semalam mengakibatkan ratusan rumah terendam bahkan kantor kecamatan, UPT Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Sekretariat PPK Munjungan, Kantor Polsek hingga Koramil juga terdampak banjir," kata Camat Munjungan, Rudijanto, saat dikonfirmasi, Selasa, 27 Oktober 2020.
 
Baca: Konservasi Terumbu Karang di Sabang Terbantu Ketersediaan Internet

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tujuh desa yang terdampak banjir adalah Desa Masaran, Karangturi, Bendoroto, Tawing, Craken, Sobo dan Desa Munjungan. Desa yang paling parah terdampak banjir bandang ini adalah Desa Munjungan yang merupakan pusat kota kecamatan di Kecamatan Munjungan.
 
"Hujan deras yang berlangsung kurang-lebih tiga jam sejak Senin (26/10) mengakibatkan Sungai Bungur tidak mampu menampung debit air, sehingga meluap ke perkampungan," jelasnya.
 
Belum ada laporan laporan resmi kerugian dampak banjir bandang kali ini.
Namun kerusakan tanaman di persawahan, perkebunan serta peternakan ditaksir menyebabkan kerugian akumulatif yang diderita warga mencapai ratusan juta rupiah.
 
"Arus air yang masuk ke rumah sangat deras, sehingga banyak barang yang di luar rumah yang hanyut," ungkapnya.
 
Selain banjir, sejumlah rumah warga dan beberapa ruas jalan di Kecamatan Munjungan tertimbun tanah longsor. Sedangkan untuk proses pembersihan material longsor masih menunggu bantuan alat berat dari pemerintah daerah setempat.
 

 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif