Cegah Penjarahan, TNI Kawal Distribusi Bantuan

Daviq Umar Al Faruq 06 Oktober 2018 09:49 WIB
Gempa Donggala
Cegah Penjarahan, TNI Kawal Distribusi Bantuan
Anggota TNI ikut mengamankan proses distribusi bantuan untuk korban gempa Palu, Sulteng. (Dok. Divif 2 Kostrad)
Palu: TNI langsung gerak cepat untuk mengantisipasi maraknya aksi pengadangan dan penjarahan bantuan yang hendak diberikan kepada korban gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng). Yaitu dengan mengawal dan mengamankan proses distribusi bantuan.

Pengawalan itu dilakukan oleh Regu Perhubungan yang tergabung dalam Satuan Tugas Gabungan Bantuan Kesehatan Penanggulangan Bencana Alam (Satgasgab Bankes Gulbencal) Yonkes 2 Kostrad. Sehingga diharapkan proses pendistribusian bantuan berjalan lancar.

Pimpinan Regu Perhubungan, Kapten Chb Imam mengatakan truk pengangkut bantuan untuk para pengungsi yang datang akan dikawal oleh regunya. Selain itu pengawalan jalannya distribusi bantuan tersebut juga dilakukan dengan kendaraan patroli milik Polres Kota Palu.


“Sebagian Regu Perhubungan bertugas melaksanakan pengamanan di Pagar BMKG dan sebagian lagi membantu membagikan bantuan logistik tersebut bersama tokoh masyarakat secara tepat sasaran agar tidak terjadi kecemburuan sosial antar pengungsi," katanya, Jumat 5 Oktober 2018.

Sedangkan, Komandan Satgas, Letnan Kolonel Ckm dr. Djeffri Federik Longdong mengaku telah memberikan arahan kepada para pengungsi agar tidak saling berebut saat bantuan dibagikan. Dia berharap selanjutnya proses pembagian bantuan dapat berjalan dengan tertib, lancar dan merata. 

“Kepada pengungsi, kami mohon dan saya berjanji akan membagikan bantuan logistik yang datang secara cepat, tepat dan rata. Dimohon untuk kesabaranya dan tertib dalam pengambilan logistik yang akan diberikan," terangnya.

TNI Sediakan Dapur Umum untuk Korban Gempa

Sementara itu, Regu Perbekalan menyediakan dapur umum dan mendistribusikan makanan dan minuman kepada pengungsi setiap harinya. Makanan yang dimasak yakni bahan makanan yang bersumber dari bantuan Divif 2 Kostrad, Bulog, serta bahan makanan yang dikumpulkan dari sumbangan berbagai pihak.



Pimpinan Regu Perbekalan, Sertu Dedi Irfan Jaya mengatakan ada 10 anggotanya yang secara bergantian melayani para pengungsi. Dalam membagikan makanan, Posko Dapur Umum Regu Perbekalan ini dibantu oleh Tim dari Kementerian Sosial (Kemensos). 

“Kami sudah terbiasa menangani ini, para anggota kami sudah sering menyiapkan makanan dengan jumlah yang besar dan mereka semua sudah terampil," pungkasnya.



(ALB)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id