Suasana pasar tradisional di Kabupaten Brebes nampak sepi pengunjung di hari Minggu. Medcom.id/Kuntoro Tayubi
Suasana pasar tradisional di Kabupaten Brebes nampak sepi pengunjung di hari Minggu. Medcom.id/Kuntoro Tayubi

Pengunjung Pasar Tradisional di Brebes Turun Hampir 50 %

Nasional Pasar Tradisional pandemi covid-19
Kuntoro Tayubi • 01 Agustus 2021 18:45
Brebes: Pengunjung pasar tradisional di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menurun sekitar 48 persen selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.  Data dihimpun dari survei Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Dinkopumdag) Brebes. 
 
"Selama PPKM Darurat memang pasar rakyat tetap buka, hanya saja ditutup satu hari (setiap hari Minggu). Sehingga, memang ada penurunan jumlah pengunjung mencapai 48 persen," kata Kepala Bidang Perdagangan Dinkopumdag Brebes Maryono, Minggu, 1 Agustus 2021.
 
Maryono mengungkapkan, penurunan pengunjung disebabkan banyak warga yang membeli kebutuhan pokok di warung terdekat. Pengunjung pasar saat ini lebih banyak pembeli grosiran. 
Mulai hari ini, Minggu, 1 Agustus 2021, sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Brebes sudah kembali dibuka lagi (setiap hari Minggu).
 
"Pembukaan kembali pasar rakyat setiap hari Minggu itu sesuai dengan instruksi bupati. Hari ini pasar tradisional sudah mulai beroperasi seperti biasa," ungkapnya. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Sepi Akibat Pandemi, Sebagian Kawasan Wisata di Kulon Progo Dijual
 
Sesuai instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Instruksi Bupati, pasar tradisional yang menjual kebutuhan pokok dapat beroperasi hingga pukul 20.00 WIB. Namun, untuk pasar tradisional yang tidak menjual kebutuhan pokok dibatasi jam operasionalnya hingga pukul 15.00 WIB. 
 
Aturan ini dikeluhan sejumlah pedagang karena sepi pembeli. "Kalau pedagang sudah mulai berjualan seperti biasa. Tapi hari ini mereka (pedagang) mengeluhkan sepi pembeli," ujar salah seorang petugas Pasar Kersana Cahyono. 
 
Cahyono mengungkapkan, sepinya pembeli hari ini dimungkinkan masyarakat atau pembeli mengiranya pasar masih libur. Sehingga, para pedagang mengeluhkan sepi.
 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif