Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)
Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)

Penyerang Mapolres OKI Tak Terafiliasi Kelompok Radikal

Nasional penyerangan
Media Indonesia.com • 30 Juni 2020 22:10
OKI: Kabid Humas Polda Sumatra Selatan Kombes Supriadi memastikan penyerang Mapolres Ogan Komering Ilir (OKI), Indra Oktomi, 35, tak terafiliasi kelompok radikal. Indra diketahui di bawah pengaruh narkotika saat beraksi.
 
"Hasil pemeriksaan darahnya yang bersangkutan positif metamfetamin. Kalau di narkoba itu jenis sabu," ungkap Supriadi, Selasa, 30 Juni 2020.
 
Berdasarkan dugaan awal, Supriadi mengatakan pelaku juga memiliki dendam terhadap anggota polisi. Hal itu disebabkan karena Indra adalah seorang residivis.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi mungkin pada saat kejadian, yang bersangkutan (dalam) pengaruh narkoba, kemudian ada rasa kecewa atau dendam sama anggota, sehingga menabrakkan kendaraannya," terang dia.
 
Ia mengungkapkan Indra dipenjara selama tujuh tahun karena kasus pencurian dengan kekerasan. Residivis itu baru menghirup udara bebas selama 1,5 bulan.
 
Baca juga:Polres OKI Diserang, Satu Anggota Polisi Terluka
 
"Kita tidak mendapatkan yang bersangkutan terkait dengan aliran-aliran paham radikal. Sudah kita pastikan tidak ada," tegas dia.
 
Sebelumnya, penyerangan di Mapolres OKI terjadi pada Minggu, 28 Juni 2020, sekitar pukul 02.30 WIB. Indra yang saat itu mengendarai mobil Mobilio warna putih langsung menabrakkannya ke pagar Mapolres.
 
Setelah menabrakkan mobilnya, Indra sempat berteriak, "Mano polisi? Mano polisi?" dan menyerang petugas piket di pos jaga bernama Aipda M Nur.
 
Ia menyabetkan benda tajam berupa pipa suling beras sehingga mengakibatkan M Nur terkena luka tusuk. Pihak kepolisian terpaksa memberikan tembakan peringatan dan mengenai kaki Indra. Saat dilarikan ke RSUD Kayuagung, nyawa Indra tak selamat. (Tri Subarkah)
 

(MEL)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif