Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

KKB Diyakini Masih Berada di Aroanop Tembagapura

Nasional kelompok bersenjata di papua
Antara • 30 Juni 2020 17:51
Timika: Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gde Era Adhinata, menyebut kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Lekagak Telenggeng masih berada di kawasan Aroanop, Distrik Tembagapura, Mimika, Papua. Keberadaan KKB membuat situasi cukup rawan di wilayah itu.
 
"Saya bisa memastikan bahwa mereka masih berada di sekitar sana, terutama di daerah Aroanop," kata AKBP Era Adhinata di Timika, Selasa, 30 Juni 2020, melansir Antara.
 
Dia menerangkan, keberadaan KKB di wilayah Aroanop dan kampung-kampung sekitar di Distrik Tembagapura mengakibatkan upaya pengembalian warga Banti, Opitawak dan Kimbeli ke kampung mereka terkendala.Pihaknya pun tak menginginkan masyarakat menjadi korban KKB, bila kelak dipulangkan ke kampungnya,

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita belum bisa menjamin bahwa daerah-daerah itu akan aman terus tanpa gangguan KKB. Nanti kita lihat perkembangan situasi ke depan seperti apa," jelasnya.
 
Baca:Polri Batasi Gerak KKB di Intan Jaya Papua
 
Sejak Maret, seribuan warga Banti, Kimbeli dan Opitawak diturunkan ke Timika dari Tembagapura setelah sejumlah KKB dari wilayah pedalaman Papua pimpinan Lekagak Telenggeng memasuki kawasan Distrik Tembagapura, pada 14 Februari 2020.
 
Ribuan warga Banti, Kimbeli dan Opitawak itu kemudian diinapkan pada rumah-rumah kerabat mereka di Kota Timika dan sekitarnya.
 
Setelah beberapa bulan berlalu, warga Distrik Tembagapura ingin segera kembali ke kampungnya. Mereka beralasan mengurus rumah dan ternak yang tertinggal di kampung.
 
Kapolres Mimika menegaskan persoalan tersebut tidak semata-mata menjadi tanggung jawab pihak kepolisian. Tapi juga membutuhkan dukungan dan kerja sama semua pihak terkait.
 
"Yang jelas masalah yang terjadi di Banti itu bukan kita yang ciptakan, masyarakat harus kita turunkan dari sana karena di lokasi itu ada beberapa kelompok yang berseberangan dengan NKRI," tutur Kapolres.
 
Kapolres menambahkan, dalam situasi seperti sekarang diharapkan ada solusi terbaik untuk masa depan masyarakat yang mengungsi.
 
"Apakah mereka harus kembali ke kampung mereka dengan situasi keamanan yang tidak menjamin atau kah ada upaya menyiapkan lahan di Timika untuk mereka bisa tinggal," tukasnya.
 

(LDS)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif