Ilustrasi warga salat berjemaah di masjid saat masa pandemi korona. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Ilustrasi warga salat berjemaah di masjid saat masa pandemi korona. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

Pemprov Aceh Izinkan Masjid di Zona Hijau Salat Iduladha Jemaah

Nasional Idul Adha
Fajri Fatmawati • 29 Juli 2020 23:38
Banda Aceh: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh menyatakan salat Iduladha 1441 Hijriah dapat dilaksanakan di semua daerah zona hijau. Sementara di zona kuning, zona orange dan merah tergantung keputusan bupati/wali kota.
 
Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani, mengatakan kurva epidemiologi covid-19 Aceh belum stabil. Korban virus korona di Aceh semakin bertambah.
 
"Masyarakat diimbau lebih disiplin menjalankan protokol kesehatan secara konsisten, termasuk pada saat menjalankan salat Iduladha 1441 Hijriah yang akan datang," kata Saifullah, Rabu, 29 Juli 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelumnya, lanjut Saifullah, Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, telah menyurati Bupati/wali kota pada 20 Juli 2020 terkait pelaksaan salat Iduladha berjemaah.
 
"Salat Iduladha dapat dilaksanakan di semua daerah zona hijau dengan memperhatikan protokol kesehatan," ujarnya.
 
Baca:Jelang Iduladha Masjid di Jaktim Disemprot Disinfektan
 
Sedangkan di daerah zona kuning dan zona orange dan merah tergantung pada keputusan bupati/wali kota masing-masing, setelah berkoordinasi dengan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh. Dia menekankan protokol kesehatan harus diterapka secara ketat saat Iduladha.
 
Selain pelaksanaan salat Iduladha, protokol kesehatan juga harus diperhatikan pada penyembelihan hewan kurban. Kebersihan tenaga (personal hygine), kebersihan tempat dan peralatan yang dipergunakan harus mendapat perhatian serius.
 
"Prinsip-prinsip jaga jarak juga harus diterapkan pada saat pembagian daging hewan kurban kepada masyarakat," imbuhnya.
 
Saifullah berharap bupati/wali kota bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, panitia salat Iduladha, dan panitia kurban, melakukan sosialisasi dan pengawasan untuk memutuskan rantai penularan covid-19.
 
"Protokol kesehatan satu-satunya cara efektif pencegahan penularan virus korona, selain juga terus berdoa kepada Allah SWT agar kita semua mendapat perlindungannya," jelasnya.
 

(LDS)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif