Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa (tengah) di Gedung Bakorwil III Malang, Rabu, 13 Mei 2020. Medcom.id/ Daviq Umar AL Faruq
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa (tengah) di Gedung Bakorwil III Malang, Rabu, 13 Mei 2020. Medcom.id/ Daviq Umar AL Faruq

Tiga Laboratorium PCR Test Disiapkan untuk PSBB Malang Raya

Nasional Virus Korona PSBB
Daviq Umar Al Faruq • 14 Mei 2020 03:03
Malang: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) menyiapkan tiga laboratorium untuk melakukan Polymerase Chain Reaction (PCR) Test di Malang Raya. Laboratorium ini disiapkan untuk penerapan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Malang Raya, yakni Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu.
 
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan tiga laboratorium PCR Test tersebut berada di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA), Rumah Sakit Universitas Brawijaya (UB), dan Rumah Sakit Lavalette. PCR Test sendiri berfungsi untuk mendeteksi material genetik virus korona atau covid-19.
 
"Masalah PCR Test sudah. Saya sampaikan optimasi itu harus diupdate dari RSSA, RS UB, dan Lavalette. Dua hari lalu, kebetulan kita sudah mengkoordinasikan optimasi yang bisa dilakukan oleh masing-masing laboratorium PCR Test. Untuk Reagen Insyaallah kita sangat cukup. Kita mungkin ada Reagen 91 ribu untuk Jawa Timur," kata Khofifah di Gedung Bakorwil III Malang, Jawa Timur, Rabu, 13 Mei 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Mensos Ingin Bantuan di Tangsel Segera Disalurkan
 
Khofifah mengaku saat ini Pemprov Jatim tengah berkoordinasi dengan tiga kepala daerah di Malang Raya. Selanjutnya, layanan di beberapa rumah sakit di Malang Raya bakal di cek untuk persiapan PSBB.
 
"Kami bersyukur bahwa sudah ada tiga laboratorium PCR test, mudah-mudahan, yang di Lavalette bisa segera running, yang di UB bisa optimasi, dan RSSA bisa dioptimasi," ungkapnya.
 
Mantan Menteri Sosial ini menambahkan ada tiga mesin PCR Test yang ada di laboratorium di Malang Raya. Dia pun meminta kepada pengelola laboratorium ini untuk mampu melakukan tes secara cepat, tracing secara cepat, dan treatment secara cepat.
 
"Sehingga cepat pula untuk sembuh," imbuhnya.
 
Sebelumnya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Malang Raya, bakal dimulai pada Minggu, 17 Mei 2020 mendatang. Kebijakan PSBB ini berlaku serentak di tiga daerah Malang Raya, yakni Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu.
 
"Minggu efektif PSBB dimulai di Malang Raya. Tiga hari pertama, Minggu, Senin, Selasa merupakan masa himbauan dan teguran. Tetapi, Rabu dan seterusnya hingga hari ke-14, teguran dan penindakan," pungkas Khofifah.
 

(DEN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif