Terpidana kasus korupsi P2SEM Jatim saat dibawa ke Kantor Kejari Jember pada Selasa, 11 Agustus 2020. ANTARA/ HO - Kejari Jember
Terpidana kasus korupsi P2SEM Jatim saat dibawa ke Kantor Kejari Jember pada Selasa, 11 Agustus 2020. ANTARA/ HO - Kejari Jember

Terpidana Korupsi P2SEM Jatim Ditangkap Setelah 10 Tahun Buron

Nasional kasus korupsi
Antara • 12 Agustus 2020 22:52
Jember: Terpidana kasus korupsi Program Penanganan Sosial Ekonomi Masyarakat (P2SEM) Jawa Timur, Ahmad Fauzi Zamroni, ditangkap di Kabupaten Jember, setelah hampir 10 tahun menjadi buronan Kejaksaan Negeri Surabaya.
 
Penangkapan dilakukan tim gabungan dari Tim Pidsus Kejari Surabaya, Tim Intelijen Kejari Surabaya dengan bantuan Tim Kejari Jember di rumah terpidana Desa Karanganyar, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Selasa, 11 Agustus 2020.
 
"Memang benar kami membantu Kejari Surabaya untuk menangkap terpidana kasus korupsi P2SEM Jatim di Jember," kata Kasi Intel Kejari Jember Agus Budiarto saat dikonfirmasi, Rabu, 12 Agustus 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Tol Padaleunyi KM 130 Banjir
 
Agus menjelaskan terpidana dieksekusi berdasarkan putusan PN Surabaya No. No. 3088/Pid.B/2010/PN SBY dengan pidana penjara selama 6 tahun, denda 50 juta subsider 4 bulan penjara dan membayar uang pengganti Rp415 juta.
 
Dalam putusan majelis hakim, terpidana terbukti melanggar pasal 2 ayat (1), pasal 3 jo. pasal 18 UURI No. 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU RI No. 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi jo. pasal 55 ayat (1) KUHP dalam perkara tipikor pelaksanaan P2SEM Jatim pada Panitia Gerakan Surabaya Kesehatan dan Pengabdian Masyarakat pada tahun 2008.
 
Terhadap terpidana telah dilakukan pencarian oleh jaksa eksekutor, namun tidak diketahui keberadaannya, sehingga jaksa memasukkan terpidana dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan menjadi buron selama hampir 10 tahun.
 
Selama menjadi buron terpidana selalu berpindah-pindah tempat ke berbagai kota bahkan sampai ke luar pulau Jawa, kemudian Tim Intelijen Kejari Surabaya memperoleh informasi akurat terkait keberadaan terpidana dan melakukan pemantauan selama tiga hari dan akhirnya dapat dilakukan penangkapan di Kabupaten Jember.
 
"Setelah dilakukan penangkapan, terpidana dibawa ke Kantor Kejari Jember untuk proses administrasi dan selanjutnya dibawa ke Lapas Kelas II-A Jember untuk menjalani hukuman," jelasnya.
 
Sementara Kepala Lapas Kelas II-A Jember, Yandi Suyandi, mengatakan narapidana korupsi P2SEM tersebut berada di ruangan khusus untuk masa pengenalan lingkungan sebelum ditempatkan bersama narapidana lainnya di Lapas Jember.
 
"Biasanya masa pengenalan tahanan atau narapidana di Lapas berjalan selama 14 hari, namun kami pantau perilaku narapidana tersebut sebelum ditempatkan bersama narapidana lainnya," ujar Yandi.
 

 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif