Kondisi banjir di desa Pauh, Kabupaten Muratara, Sumsel, Kamis, 13 Februari 2020. Dokumentasi/ Istimewa
Kondisi banjir di desa Pauh, Kabupaten Muratara, Sumsel, Kamis, 13 Februari 2020. Dokumentasi/ Istimewa

2.298 Jiwa di Muratara Sumsel Terdampak Banjir

Nasional bencana banjir
Gonti Hadi Wibowo • 13 Februari 2020 13:52
Muratara: Sebanyak 2.298 jiwa terdampak banjir di desa Pauh, kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatra Selatan, Rabu, 12 Februari 2020. Ketinggian air mencapai sekitar 40 sentimeter.
 
Kepala Bidang Penanganan Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, Ansori, mengatakan banjir yang melanda Desa Pauh akibat hujan deras yang terjadi selama tiga hari sehingga membuat meluapnya sungai musi yang mengakibatkan aliran Sungai Rawas tersendat.
 
"Ada 2.298 jiwa terdampak banjir ini yang terdiri dari 546 rumah serta 763 kepala keluarga," kata Ansori saat dikonfirmasi, Kamis, 13 Februari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ansori menjelaskan dampak banjir dengan ketinggian 40 sentimeter itu juga membuat satu jembatan nyaris putus, empat sekolah, dua puskesmas, kebun dan lahan pertanian penduduk juga turut terendam.
 
"Untuk korban jiwa tidak ada. Saat ini kami masih melakukan pendataan korban banjir," jelas Ansori.
 
Ansori kembali mengatakan jika pihaknya bersama TNI dan perangkat desa telah menerjunkan personel untuk membantu warga yang terdampak bencana banjir.
 
"Kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan menjaga anak-anak agar tidak bermain air serta meminta kepada pemerintah desa dan masyarakat apabila kondisi tidak aman segera melapor ke BPBD," pungkas Ansori.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif