Gunung Semeru memuntahkan lava pijar. (Foto: Istimewa)
Gunung Semeru memuntahkan lava pijar. (Foto: Istimewa)

Gunung Semeru Muntahkan Lava Pijar

Nasional erupsi gunung
Daviq Umar Al Faruq • 02 Maret 2020 11:57
Malang: Aktivitas Gunung Semeru, Jawa Timur, dalam beberapa hari terakhir mengalami peningkatan. Hal ini ditandai dengan keluarnya lava pijar dari kawah Jonggring Saloko, atau kawah di puncak Gunung Semeru.
 
Kepala Subbag Data Evaluasi Pelaporan dan Humas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Sarif Hidayat, mengatakan, guguran lava tampak lebih sering dan lebih banyak dari biasanya. Asap pun terus membubung sepanjang hari.
 
"Teramati guguran lava pijar dengan jarak luncur 750 meter dari lidah lava ke arah Besuk Kembar," kata Sarif, Senin, 2 Maret 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sarif melanjutkan pihaknya terus berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyikapi fenomena ini. Pantauan PVMBG pada 1 Maret 2020, cuaca di sekitar berawan dan angin bertiup lemah ke arah selatan dengan suhu udara 23-25 derajat celsius.
 
"Secara visual, gunung terlihat jelas, namun asap kawah tidak terlihat," jelasnya.
 
Baca juga:Gunung Semeru Dua Kali Erupsi
 
Selain itu, aktivitas kegempaan juga dilaporkan terjadi di Gunung Semeru. Yakni berupa letusan, terjadi sebanyak 49 kali dengan amplitudo 11-25 milimeter (mm) selama 45-130 detik.
 
Kemudian, aktivitas kegempaan berupa guguran sebanyak 14 kali dengan amplitudo 4-12 mm durasi 50-135 detik. Terakhir, aktivitas kegempaan berupa tremor harmonik sebanyak enam kali dengan amplitudo 4-12 mm durasi 115-3.600 detik.
 
"Status Gunung Semeru masih dalam level II atau waspada," imbuh Sarif.
 
Balai Besar TNBTS mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas sepanjang radius satu kilometer (km). Wilayah sejauh empat km di sektor lereng selatan-tenggara kawah aktif, merupakan daerah bukaan kawah aktif Gunung Semeru sebagai alur luncuran awan panas. Masyarakat juga diminta mewaspadai gugurnya kubah lava di Kawah Jonggring Saloko.
 
"Pendakian kebetulan masih ditutup. Masyarakat diharap tetap tenang, tingkatkan kewaspadaan dan patuhi arahan dari PVMBG," pungkasnya.
 
Baca juga: Erupsi Merapi Semburkan Kolom Asap Sejauh 2.000 Meter
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif