Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)
Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)

Karantina Wilayah di Sidoarjo Fokus di Tingkat RT/RW

Nasional Virus Korona
Syaikhul Hadi • 01 April 2020 22:33
Sidoarjo: Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, memfokuskan karantina wilayah hanya dilakukan di tingkat rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) yang terdapat pasien covid-19.
 
"Nanti akan ada edaran. Kita masih susun tapi khusus daerah yang ada pasien PDP dan pasien positif covid-19," ujar Pelaksana tugas Bupati Sidoarjo, Nur Achmad Syaifuddin, Rabu, 1 April 2020.
 
Dalam aturan karantina di tingkat RT/RW tersebut, tidak semua orang bebas keluar masuk wilayah. Apabila ada yang masuk, akan langsung dikarantina.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita harus selektif siapapun yang masuk ke sana. Kalaupun terpaksa ada yang masuk, akan dikarantina pemerintah. Jika tidak mau, harus karantina mandiri," tegasnya.
 
Hingga saat ini, kata dia, ada penambahan jumlah PDP sebanyak 65 orang, sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) mencapai 187 orang. Serta pasien terkonfirmasi positif juga bertambah satu orang menjadi 11 orang.
 
Baca juga:ODP Covid-19 Meninggal di Tegal Didiagnosis Serangan Jantung
 
"Yang meninggal juga bertambah satu dari pasien PDP. Jadi, total ada empat orang yang meninggal. Satu orang positif dan tiga orang dari PDP," jelasnya.
 
Kapolresta Sidoarjo, Kombes Sumardji mendukung langkah pemda terkait karantina wilayah yang difokuskan di tingkat RT/RW. Petugas akan membantu memetakan kawasan mana saja yang terpapar covid-19.
 
"Memang ada beberapa kawasan yang dinyatakan zona merah. Terutama di tingkat desa. kawasan mana saja yang banyak PDP nya akan kita karantina," ungkap dia.
 
Karantina wilayah di tingkat RT/RW, imbuh dia, menjadi perhatian khusus untuk meminimalisasi penyebaran covid-19. Sehingga ke depan, perekonomian desa tetap berjalan dengan baik.
 
"Memang perlu penanganan khusus. Karena kita ingin perekonomian jalan, dan yang sakit bisa segera sembuh," singkatnya.

 

(MEL)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif