Letusan Gunung Merapi terlihat dari bungker Kaliadem, Cangkringan, Sleman, DI Yogyakarta. (Foto: ANTARA/Rudi)
Letusan Gunung Merapi terlihat dari bungker Kaliadem, Cangkringan, Sleman, DI Yogyakarta. (Foto: ANTARA/Rudi)

BPBD Bagikan Masker untuk Warga Terdampak Erupsi Merapi

Nasional gunung merapi erupsi gunung
Mustholih • 18 November 2019 14:00
Semarang: Badan Penangggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah membagikan ratusan masker kepada warga terdampak letusan Gunung Merapi. Masker dibagikan kepada warga yang bermukim di Boyolali, Klaten, dan Magelang.
 
"BPBD sudah kirim masker untuk ditempatkan ke kelurahan-kelurahan agar masyarakat bisa bernapas bebas," kata Kepala BPBD Jawa Tengah, Sudaryanto, di Semarang, Jawa Tengah, Senin, 18 November 2019.
 
Menurut Sudaryanto pembagian masker lantaran erupsi Gunung Merapi mengakibatkan hujan abu di sejumlah desa di Klaten, Boyolali, dan Magelang. Namun, jumlah masker yang dibagikan masih tergolong sedikit.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Di Klaten kita bagikan 300 masker. Di Boyolali, 500 masker. Enggak banyak, karena tidak ada yang mengungsi. Kalau ada mengungsi baru kita siapkan logistik," jelas Sudaryanto.
 
Sudaryanto mengatakan Gunung Merapi meletus pada pukul 10.46 WIB, Minggu, 17 November 2019. Letusan itu melontarkan material sejauh seribu meter dari puncak Merapi.
 
Ia menambahkan meski sempat mengakibatkan hujan abu, namun aktivitas vulkanik Gunung Merapi tidak sampai mengganggu warga setempat.
 
"Masih aman terkendali. Ada hujan abu tipis-tipis tapi sekarang sudah bersih. Dan tidak ada yang menggangu aktivitas warga," imbuhnya.
 
Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Yogkarta, diperkirakan masih ada letusan susulan Gunung Merapi. Sebab, kawah Gunung Merapi masih menyimpan material vulkanik.
 
"Masih ada letusan yang sama karena material di kubah masih ada. Yang penting adalah bagaimana tiga kilometer dari puncak gunung harus aman, masyarakat jangan beraktivitas supaya tidak ada korban," pungkasnya.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif