NEWSTICKER
Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.
Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.

Kebakaran di Bantul Meningkat Selama 2019

Nasional kebakaran
Antara • 18 Februari 2020 14:07
Bantul: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyebut kasus kebakaran yang terjadi di daerahnya selama 2019 meningkat dibanding kejadian selama 2018.
 
"Tahun lalu (2019) karena musim kemarau cukup panjang, untuk kejadian kebakaran peningkatannya cukup signifikan," kata Kepala BPBD Bantul, Dwi Daryanto di Bantul, Selasa, 18 Februari 2020.
 
Dwi menjelaskan berdasar data infografis pada BPBD Bantul, kejadian kebakaran selama 2019 sebanyak 227 kasus, sementara pada 2018 terjadi kebakaran sebanyak 208 kasus.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Dwi meningkatnya kebakaran di wilayah Bantul dikarenakan beberapa faktor, di antaranya akibat kelalaian manusia dalam pemakaian listrik di rumah hingga berakibat korsleting dan menimbulkan percikan api.
 
"Yang paling sering karena kelalaian manusia terkait dengan pemakaian listrik yang ada di rumahnya, jadi kebiasaan masyarakat kita itu terkait colokan listrik. Satu dipakai bareng menyalakan berbagai elektronik, ini yang menyebabkan potensi kebakaran tinggi," jelas Dwi.
 
Selain itu kata Dwi terkait kebakaran lahan terjadi karena masyarakat masih sering melakukan pembakaran sampah dedaunan kering di lahan, namun mereka meninggalkan sampah yang terbakar begitu saja, dan tidak menyadari bahwa api merembet ke lahan sekitarnya.
 
"Masih ada budaya membakar sampah, padahal sebetulnya membakar sampah itu merupakan larangan, karena selain menyebabkan polusi udara tidak sehat, juga potensi kebakaran cukup tinggi, ini yang masih menjadi kebiasaan masyarakat kita," ungkap Dwi.
 
Oleh karena itu, kata Dwi, berbagai upaya mencegah terjadinya kebakaran baik yang menimpa rumah maupun lahan perlu terus dilakukan dengan sosialisasi ke masyarakat, termasuk melatih kesiapsiagaan petugas pemadam kebakaran, agar respon semakin cepat ketika ada laporan kebakaran.
 
"Sosialisasi akan terus kita lakukan untuk meminimalisir potensi kejadian kebakaran, walaupun semakin tahun, kemampuan sarana prasarana pemadam kita semakin lengkap, tapi kita berharap itu bukan menjadikan kebakaran semakin bertambah, tapi semakin berkurang, ini yang harus kita pahamkan ke masyarakat," pungkas Dwi.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif