Wali Kota Malang Sutiaji. Foto: Medcom/Daviq Umar
Wali Kota Malang Sutiaji. Foto: Medcom/Daviq Umar

Pemkot Malang Segera Kumpulkan Sejumlah Kampus

Nasional Pendidikan Tinggi
Daviq Umar Al Faruq • 11 Februari 2020 04:20
Malang: Pemerintah Kota (Pemkot) Malang bakal segera mengumpulkan sejumlah perguruan tinggi di Malang, Jawa Timur. Agenda pertemuan bertujuan membicarakan wacana jam kuliah mundur.
 
"Nanti ketika kumpul, tidak langsung kami terapkan. Mungkin 1-2 (perguruan tinggi) dulu di jam-jam itu tolong agak digeser," kata Wali Kota Malang, Sutiaji kepada Medcom.id, Senin, 10 Februari 2020.
 
Sutiaji menyarankan agar sejumlah perguruan tinggi di Kota Malang memundurkan jam pertama kuliahnya pada pukul 07.00 WIB menjadi pukul 09.00 WIB. Hal itu untuk mengatasi kemacetan di Kota Malang, terutama di Jalan Soekarno Hatta (Suhat).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tapi tidak menjadi ketetapan dulu. Karena itu bisa dilakukan nanti, bisa di semester depan," imbuhnya.
 
Sutiaji menjelaskan wacana jam kuliah mundur ini bertujuan agar para mahasiswa yang hendak berangkat kuliah di pagi hari tidak bersamaan dengan pelajar dan masyarakat yang berangkat kerja.
 
"Karena yang hampir bersamaan itu yang jam 07.00 WIB dengan jam sekolah," ungkapnya.
 
Pemkot Malang Segera Kumpulkan Sejumlah Kampus
Ilustrasi Jalan Soekarno Hatta, Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur. Foto: Medcom.id/Daviq Umar Al Faruq
 
Ada lima perguruan tinggi di Kota Malang, Jawa Timur, yang disarankan memundurkan jam kuliahnya. Usulan itu disampaikan untuk mengurai kemacetan di sejumlah titik di Kota Malang, terutama saat pagi hari.
 
Lima perguruan tinggi tersebut antara lain Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Universitas Brawijaya (UB) Malang dan Universitas Negeri Malang (UM).
 
"Hanya beberapa perguruan tinggi yang saya wacanakan. Ada UMM, ITN, UIN, UB dan UM, yang fluktuasinya disana. Sejauh ini belum ada komplain (dari mereka) kepada saya," kata Sutiaji.
 

(AGA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif