Salah satu hewan ternak sapi di Kabupaten Mojokerto (ANTARA/HO Pemkab Mojokerto)
Salah satu hewan ternak sapi di Kabupaten Mojokerto (ANTARA/HO Pemkab Mojokerto)

Kesembuhan Sapi di Kabupaten Mojokerto dari Wabah PMK Meningkat

Nasional Peternakan Hewan Ternak penyakit menular sapi Jawa Timur
Antara • 11 Mei 2022 23:08
Mojokerto: Tingkat kesembuhan hewan ternak sapi di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, dari wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) meningkat dari per 10 Mei 2022 tercatat tiga sapi yang sembuh hari ini meningkat menjadi 30 ekor sapi.
 
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto, Nurul Istiqomah, mengatakan Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berupaya menangani wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyasar hewan ternak sapi akhir-akhir ini.
 
"Tercatat per 11 Mei 2022 sebanyak 30 ekor sapi sembuh total usai terjangkit PMK dari sebelumnya hanya tiga ekor," kata Nurul dalam keterangan tertulis, Rabu, 11 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Pemkab Boyolali Gelar Penyemprotan Disinfektan Cegah Wabah PMK
 
Dia merinci sebanyak 30 ekor sapi tersebut berasal dari Kecamatan Dawarblandong dua ekor, Pacet 13 ekor, Mojoanyar tiga ekor dan Dlanggu 12 ekor.
 
"Hari ini 30 ekor sementara sebelumnya ada 3 ekor masing-masing dari Kecamatan Jetis satu ekor dan dari Mojoanyar dua. Jadi per hari ini, total sembuh 33 ekor," jelasnya.
 
Nurul menjelaskan per 11 Mei, jumlah total kasus ada 864 kemudian sapi yang mati 12 ekor, dijual satu ekor dan yang dipotong paksa ada 5 ekor.
 
"Tim paramedis Disperta Kabupaten Mojokerto terus berupaya menangani sapi-sapi yang terjangkit PMK. Tim kami setiap harinya sudah menyebar untuk melakukan pengobatan ke kandang-kandang sapi warga," ungkapnya.
 
Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyasar hewan ternak di Kabupaten Mojokerto teridentifikasi sejak 3 Mei 2022 lalu. Meskipun Penyebaran PMK tersebut masih bertambah, namun jumlah hewan yang sembuh dari PMK pun turut merangkak naik.
 
Ia mengatakan tim Disperta Kabupaten Mojokerto telah dioptimalkan untuk melakukan penanganan terhadap PMK yang melanda Kabupaten Mojokerto.
 
"Setiap hari tim kami (Disperta) sudah kami optimalkan, melakukan penanganan langsung ke hewan ternak yang terjangkit PMK, surveilans juga kita lakukan. Selain itu juga ada tim yang melakukan sosialisasi ke masyarakat terkait PMK ini," ujarnya.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif