Ilustrasi Medcom.id
Ilustrasi Medcom.id

Pemkab Garut Tetapkan Wabah PMK Sebagai Kejadian Luar biasa

Media Indonesia • 21 Mei 2022 14:27
Garut: Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terhadap hewan ternak selama 42 hari ditetapkan sejak 18 Mei hingga 29 Juni 2022 ke depan untuk penanganan, percepatan pengendalian dan penanggulangan penyakit.
 
Bupati Garut, Rudy Gunawan mengatakan, wabah PMK yang terjadi di wilayahnya masih terus bertambah dan berbagai langkah antisipasi penanganan dilakukannya dengan membentuk tim khusus. Penambahan kasus setiap harinya meningkat tersebar di 11 Kecamatan terjadi pada sapi potong, sapi perah dan domba.
 
"Penambahan PMK yang terjadi di wilayahnya telah ditetapkan menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) dan terhitung selama 42 hari ke depan. Penyebaran wabah penyakit mulut dan kuku, berdampak pada kerugian ekonomi terhadap populasi ternak, produksi hasil ternak, sarana dan prasarana, produksi peternakan, potensi kerugian ekonomi lainnya," katanya, Sabtu, 21 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: MUI DIY Minta Hewan Kurban Dipastikan Tidak Terpapar PMK
 
Ia memerintahkan tim khusus di setiap kecamatan turun ke lapangan. Karena, hewan ternak yang terinfeksi wabah setiap harinya masih bertambah.
 
"Agar tidak menyerang kepada ternak yang lainnya. Kami, juga tetap meminta para petugas jika ada hewan yang tak mendapatkan surat keterangan sehat agar tidak dipaksakan dipotong," ujarnya.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Garut, Sofyan Yani mengatakan, status KLB mengikuti Provinsi Jawa Timur dan Aceh.
 
"Hewan ternak yang terjangkit wabah PMK di Kabupaten Garut ada di 11 Kecamatan mulai dari Garut Kota, Cisurupan, Cikajang, Leles, Wanaraja, Karangpawitan, Banyuresmi, Cilawu, Cigedug, Limbangan dan Malangbong dengan populasi 1.479 ekor. Sedangkan, terinfeksi tercatat ada 838 ekor, 9 mati, dipotong paksa 40 ekor, pengobatan 810 ekor dan membaik 135 ekor," ujarnya.

 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif