Ilustrasi. (Foto: ANTARA/Seno)
Ilustrasi. (Foto: ANTARA/Seno)

489 Hektare Sawah Rusak Pascabanjir di Lebak

Nasional bencana banjir
Hendrik Simorangkir • 10 Januari 2020 16:21
Tangerang: Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Agus Tauhid menyebut sebanyak 489 hektare lahan pertanian dan perkebunan milik warga rusak pascabanjir bandang. Bukan hanya lahan pertanian, hewan ternak pun jadi korban.
 
"Data yang kami peroleh dari 489 hektare, 450 hektare lahan pertanian rusak berat. Hewan ternak seperti kerbau dan kambing pun banyak yang hilang, tapi kami belum memperoleh datanya," ujarnya, Jumat, 10 Januari 2020.
 
Kendati demikian, lahan yang rusak bisa diganti dengan catatan petani sudah menjadi peserta Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) atau Asuransi Usaha Ternak Sapi/Kerbau (AUTS/K). Klaim asuransi pun diminta segera diurus untuk mendapatkan bantuan bibit padi hingga ganti rugi hewan ternak yang hilang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami prioritaskan ada zona merah yang rentan bencana alam, ada perlindungan awal dengan asuransi ternah dan sawah. Di Lebak masih kami data, apakah sudah ikut asuransi atau belum," ungkapnya.
 
Selain itu, kata Agus, pihaknyatelah meminta bantuan kepada Kementerian Pertanian untuk menyediakan ekskavator guna pembersihan lahan dari pasir, lumpur, dan material longsor. Traktor juga akan disiapkan untuk membajak lahan agar segera ditanami kembali.
 
"Salah satu penanganan pascabencana pemulihan sawah dan bantuan benih," jelasnya.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif